Ahad 31 Oct 2021 19:14 WIB

Ratusan Siswa dan Guru PTM di Bandung OTG Covid-19

PTM di 46 sekolah telah dihentikan sementara sejak Jumat lalu.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ilham Tirta
Para siswa dan guru SDN 015 Kresna Kota Bandung mengikuti tes usap PCR, Jumat (15/10).
Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Para siswa dan guru SDN 015 Kresna Kota Bandung mengikuti tes usap PCR, Jumat (15/10).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ratusan siswa dan guru pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung yang terkonfirmasi positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG). Mereka saat ini masih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra mengatakan, kondisi siswa dan guru positif Covid-19 usai tes PCR masih baik-baik saja. "Baik-baik saja, semuanya OTG masih isoman," ujarnya saat dikonfirmasi, Ahad (31/10).

Terkait jumlah terbaru siswa dan guru yang positif Covid-19, ia mengaku belum mendapatkan data terbaru. Namun, mengacu pada data terakhir pada 28 Oktober kemarin, Cucu mengatakan jumlah sekolah yang menghentikan sementara PTM terbatas akibat Covid-19 sebanyak 46 sekolah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bandung hingga 29 Oktober 2021, sekolah yang sudah melaksanakan tes PCR sebanyak 212 sekolah. Dari jumlah tersebut, hasil 7.515 sampel dari 190 sekolah yang diperiksa sudah keluar.

Sebanyak 243 orang siswa dan guru atau sekitar 3.2 persen dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan 7.272 orang siswa dan guru lainnya dinyatakan negatif Covid-19 atau sebesar 96.8 persen.

Peningkatan jumlah siswa dan guru yang terpapar Covid-19 mendongrak angka positif Covid-19 di Kota Bandung. Tercatat hingga Sabtu (30/10), jumlah konfirmasi aktif meningkat dari angka puluhan menjadi 291 kasus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement