Ahad 10 Oct 2021 19:43 WIB

BI Sumbar Kembali Latih Perajin Tenun Minang

Butuh perubahan menyeluruh untuk menjadikan tenun Minang sebagai komoditas unggulan.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi mencoba menenun di rumah tenun Pandai Sikek Art, Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat
Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Gubernur Sumbar, Mahyeldi mencoba menenun di rumah tenun Pandai Sikek Art, Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat kembali melatih perajin tenun Minang meningkatkan kompetensi agar produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan memiliki daya saing.

"Tenun Minang memiliki potensi untuk terus dikembangkan kerana merupakan salah satu warisan kekayaan budaya leluhur dan ikon masyarakat Minangkabau sebagai pakaian tradisional," kata Kepala BI Perwakilan Sumbar Wahyu Purnama di Padang, Sabtu (9/10).

Menurut dia, tenun Minang kerap dipakai pada acara adat dan acara kebesaran Kerajaan Minangkabau, namun sayangnya masih memiliki motif yang kaku dan tidak bervariasi.

"Selain itu masih menggunakan benang yang berkualitas rendah sehingga kain mudah kusut dan panas, oleh sebab itu kami berinisiatif melatih perajin meningkatkan keahlian," kata dia.

Ia menilai, butuh perubahan yang menyeluruh untuk menjadikan tenun Minang sebagai komoditas unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Provinsi Sumatra Barat melalui transformasi tenun Minang.

Dalam pelaksanaan pelatihan Peningkatan Kompetensi Pengrajin Tenun Minang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Praktisi Tenun Nasional sekaligus Anggota Dewan IKRA Nasional Wignyo Rahadi.

Ia menyampaikan BI Sumbar juga bersinergi dengan pimpinan daerah penghasil tenun di Provinsi Sumatra Barat yaitu Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Kota Padang, dan Kota Bukittinggi.

"Kami sudah melakukan penandatanganan komitmen untuk mendukung program Transformasi Tenun Minang demi menghasilkan produk tenun Minang yang modern, nyaman, memiliki harga yang terjangkau dan bisa digunakan oleh berbagai kalangan," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement