Rabu 22 Sep 2021 18:33 WIB

Masyarakat Daerah Dinilai Kian Minati Penjaminan Syariah

Menggerakan sektor riil dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Pemasaran Askrindo Syariah Supardi Najamuddin saat melakukan kunjungan kerja ke mitra bisnis di Sumatra.
Foto: Dok. Ask
Direktur Pemasaran Askrindo Syariah Supardi Najamuddin saat melakukan kunjungan kerja ke mitra bisnis di Sumatra.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG -- Minat masyarakat di daerah untuk menjajal keunggulan penjaminan syariah meningkat. Hal tersebut terlihat dari penetrasi Askrindo Syariah yang giat melakukan perluasan jaringan mitra perbankan dan lembaga keuangan pada sektor rill di luar Pulau Jawa.

Terbaru, mereka merambah Lampung dan Pelambang. Dalam kunjungan kerjanya ke dua lokasi tersebut, Direktur Pemasaran Askrindo Syariah Supardi Najamuddin menjelaskan, dengan menggerakan sektor riil dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional khususnya di tengah kondisi pandemi.

“Saat ini salah satu fokus bisnis Askrindo Syariah menjalin kerja sama penjaminan syariah dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), Baitul Maal wa Tamwil (BMT) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di berbagai daerah untuk menyasar sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan sektor penggerak perkembangan ekonomi syariah,” ujar Supardi pada Rabu (22/9).

Supardi menjalin silaturahmi ke beberapa mitra diantaranya adalah Bank Syariah Indonesia Region III Palembang, BPD Lampung, BPD Sumselbabel, BPRS Mitra Agro Usaha, BMT Fajar Bina Sejahtera, BMT Assyafiiyah, dan BPRS Al Falah.

Kunjungan kepada BPRS dan BMT, kata dia, dikhususkan sebagai bagian dari sinergi dan monitoring bisnis antara Askrindo Syariah dan LPDB-UMKM dalam menyalurkan dana bergulir.

“Dengan melihat potensi besar yang dimiliki oleh BPRS dan BMT sebagai salah satu penggerak sektor produktif, Askrindo Syariah berharap dapat menjalin kerja sama penjaminan syariah secara langsung dengan BPRS dan BMT tersebut untuk menjamin risiko-risiko yang mungkin terjadi di level end user/terjamin,” ujar Supardi.

Ia menjelaskan, Askrindo Syariah saat ini telah menggunakan Digital Signature yang bekerjasama dengan Peruri, serta telah menerbitkan sertifikat penjaminan dengan menggunakan E-Polis, sehingga nasabah dapat dilayani dengan lebih secure dan cepat. 

"Selain itu, Askrindo Syariah juga memiliki layanan lainnya seperti Online System Application (OSA) dan host to host untuk memberikan kenyamanan bagi Mitra Bisnis. Hingga saat ini, Askrindo Syariah telah memiliki 34 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sehingga dapat lebih optimal melayani mitra bisnis," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement