Selasa 13 Jul 2021 20:38 WIB

Cerita Lulusan Terbaik UBSI Tegal Raih IPK 4.00

Veni berhasil lulus dengan IPK 4.00 dan menjadikannya lulusan terbaik UBSI Tegal

Keseriusan Veni Handayani dalam menyelesaikan pendidikan di Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tegal memang layak mendapatkan derasnya pujian. Wanita yang sering disapa Veni ini menjadi lulusan terbaik prodi Sistem Informasi (D3) Universitas BSI kampus Tegal dengan IPK 4.00.
Foto: UBSI
Keseriusan Veni Handayani dalam menyelesaikan pendidikan di Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tegal memang layak mendapatkan derasnya pujian. Wanita yang sering disapa Veni ini menjadi lulusan terbaik prodi Sistem Informasi (D3) Universitas BSI kampus Tegal dengan IPK 4.00.

REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL -- Keseriusan Veni Handayani dalam menyelesaikan pendidikan di Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tegal memang layak mendapatkan derasnya pujian. Wanita yang sering disapa Veni ini menjadi lulusan terbaik prodi Sistem Informasi (D3) Universitas BSI kampus Tegal dengan IPK 4.00.

Penghargaan tersebut ia dapatkan saat proses wisuda Universitas BSI kampus Tegal, yang digelar secara offline di Karlita Hotel, Tegal, Senin (28/6) lalu. Terselenggara secara offline, tentu atas izin dari satgas Covid-19, Polri, TNI dan aparat terkait setempat. 

Akan tetapi, para orangtua wisudawan dilarang hadir namun tetap bisa melihat proses anaknya di wisuda secara daring melalui aplikasi Zoom. Veni, sebagai mahasiswa terbaik bersyukur mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman yang ia dapatkan selama menempuh jalan panjang kuliah di Universitas BSI.

“Alhamdulillah, menerima penghargaan menjadi wisudawan terbaik merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Sebab berlimpah pelajaran dan pengalaman yang bisa saya ambil selama kuliah di Universitas BSI kampus Tegal,” tutur Veni, Senin (28/6) lalu.

Selain itu, Veni juga mengucapkan banyak terima kasih kepada dosen serta staf Universitas BSI kampus Tegal. “Saya juga berterima kasih kepada dosen dan staf Universitas BSI yang telah membimbing saya selama duduk dibangku kuliah. Insya Allah ilmunya akan saya manfaatkan dan semoga ilmu saya bisa bermanfaat pula untuk orang lain,” pungkasnya.

Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Begitulah petitih populer yang acapkali mampir di telinganya. Adagium ini agaknya tepat mengisahkan pencapaian yang berhasil diraih oleh Veni.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan, jika dorongan orang tua dan sahabatnya sangat membantu dalam proses perkuliahan. “Apa yang saya jalani, orang tua pasti mendukung sepenuh hatinya. Saya juga memiliki sahabat yang selalu memberikan dorongan semangat kepada saya untuk tidak mudah menyerah,” ungkapnya.

Penghargaan lulusan terbaik diserahkan melalui Wakil Rektor Bidang Akademik, Universitas BSI, Diah Puspitasari. Dengan begitu, ia juga berhak menerima beasiswa melanjutkan ke jenjang Strata 1 (S1) yang diberikan langsung oleh Pengurus Yayasan Bina Sarana Informatika, Herman P Harsoyo.

Menurut kepala kampus Universitas BSI kampus Tegal, Warjiyono, prosesi wisuda ini benar-benar sangat menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Wisuda kali ini tetap menggunakan aturan protokol kesehatan yang sangat ketat. Sebelum memasuki ruang upacara wisuda, seluruh wisudawan harus melalui beberapa tahapan 5M seperti yang dianjurkan oleh pemerintah Indonesia,” pungkas Warjiyono, Senin (28/6) lalu.

Selain itu, Universitas BSI memfasilitasi seluruh peserta dan panitia upacara wisuda dengan masker medis, face shield, sarung tangan latex dan rapid tes antigen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement