Sabtu 29 May 2021 13:56 WIB

KM Karya Indah Dipastikan dalam Kondisi Laik Berlayar

Kebakaran KM Karya Indah diduga berasal dari ruang kamar mesin.

Petugas SAR mengevakuasi penumpang KM Karya Indah rute Ternate - Sanana Kepulauan Sula yang terbakar di Sanana, Kabupaten Sula, Maluku Utara, Sabtu (29/5/2021). Tidak ada korban jiwa dari kebakaran KM Karya Indah yang membawa 181 penumpang itu.
Foto: ANTARA/HO/SAR Sanana
Petugas SAR mengevakuasi penumpang KM Karya Indah rute Ternate - Sanana Kepulauan Sula yang terbakar di Sanana, Kabupaten Sula, Maluku Utara, Sabtu (29/5/2021). Tidak ada korban jiwa dari kebakaran KM Karya Indah yang membawa 181 penumpang itu.

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, menyebut KM Karya Indah yang bertolak dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menuju Kepulauan Sula, Maluku Utara, dalam kondisi laik berlayar. Tadi pagi KM Karya Indah mengalami kebakaran saat berlayar.

"Kapal sebelum meninggalkan Pelabuhan Ternate laik berlayar dan dalam kondisi baik. Kapal berangkat pada Jumat (28/5) sekitar pukul 16.00 WIT bertolak ke Kepulauan Sula dan mengalami kebakaran," kata Kepala KSOP Kelas II Ternate, Affan Tabona, Sabtu (29/5).

Baca Juga

Menurutnya, kapal berukuran 1148 dengan mesin 2x146 HP itu berjenis pengangkut kargo dengan kapasitas sebanyak 300 penumpang. Kapal di bawah naungan PT Ajul Safikram Lines dengan nakhoda Mahmudin Lahudi ini berangkat dari Ternate dengan rute Kepulauan Sula membawa 181 penumpang dan 14 anak buah kapal (ABK).

Selain itu, katanya, dari 181 penumpang itu 22 orang di antaranya merupakan anak-anak, dewasa 155 orang dan lansia empat orang. Kapal itu mengalami kecelakaan di Perairan Lifmatola Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula.

Dia menyebut, KM Karya Indah berangkat dari Ternate tujuan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, mengalami kebakaran di Peraian Pulau Mangoli. Dari informasi yang diperoleh, diketahui penyebab kebakaran diduga berasal dari ruang kamar mesin.

Kapal yang membawa 181 penumpang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak itu terbakar diduga berasal dari ruang kamar mesin. Akibatnya, api menyebar seluruh badan kapal dan penumpang sebagian panik langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Kendati demikian, Affan mengakui, saat ini seluruh penumpang dan ABK sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke Sanana, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Sula dalam kondisi selamat.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement