Senin 03 May 2021 07:42 WIB

2 Guru Korban Penembakan KKB Papua Dapat Penghargaan

KKB Papua tembak 2 guru Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo.

KKB Papua tembak 2 guru Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo. Penembakan(Ilustrasi)
Foto: pixabay
KKB Papua tembak 2 guru Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo. Penembakan(Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA— Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua memberikan penghargaan Education Award 2021 kepada dua guru korban penembakan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo.

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah dalam mengabdi mencerdaskan anak bangsa di wilayah pedalaman Papua."Guru sangat berjasa mendidik anak-anak Papua di daerah pedalaman, sehingga Pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah memberikan penghargaan Education Award," ujar Sekda Papua Yulian Dance Flassy seusai menghadiri acara Hari Pendidikan Nasional, Ahad (2/5) malam.

Baca Juga

Sekda Dance Flassy mengutuk penembakan tenaga guru yang menjadi korban KKB di Beoga, Kabupaten Puncak belum lama ini. Sekda berharap, kejadian itu tidak boleh terulang lagi, karena dampak penembakan guru itu membuat proses belajar mengajar terganggu, mengingat kekurangan guru mengajar siswa di pedalaman Papua.

Istri mendiang Oktovianus Rayo berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Papua dapat memberikan surat keputusan pengangkatan istri mendinag menjadi guru untuk melanjutkan tugas mulia mengajar anak-anak Papua di daerah pedalaman.

"Saya berharap Pemerintah melalui Dinas Pendidikan bisa mengangkat istri mendiang Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden menjadi guru," kata perwakilan keluarga istri mendiang Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, menyambut baik keinginan istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden untuk menjadi guru.

Baca juga : Kecurigaan Pakar IT Soal Bocornya Data Munarman di Traveloka

"Kami akan tindaklanjuti keinginan istri guru korban penembakan KKB, ya butuh proses dan koordinasi dengan Pemkab Puncak, Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek," ujarnya.

Prosesi Hari Pendidikan Nasional 2021 di daerah ini diperingati dengan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.Berbagai kegiatan jalan sehat, pemberian penghargaan Education Award 2021 dan resepsi syukuran Hari Pendidikan Nasional, Ahad 2 Mei 2021.  

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement