Rabu 28 Apr 2021 17:07 WIB

Satgas Klaim Tembak Mati Sembilan Anggota KKB

Sembilan anggota KKB yang ditembak mati dari kelompok Lekagak Telenggen.

Rep: Ali Mansur/ Red: Indira Rezkisari
Personel Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di Papua.
Foto: Istimewa
Personel Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi melakukan penyerbuan ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sekitar di Kampung Makki, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (27/4). Dalam aksi penyerbuan itu pasukan gabungan TNI-Polri menyatakan telah menewaskan sembilan ngggota KKB yang berasal dari kelompok Lekagak Telenggen.

"Benar kami kami telah menembak mati sembilan orang KKB. Itu berdasarkan bukti IT kami, ada sembilan KKB tewas," tegas Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Al Qudussy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (28/4).

Baca Juga

Saat ini, kata Iqbal, pihaknya masih terus melakukan pengejaran kelompok Kriminal ini. Ia juga menegaskan dan seperti apa yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tidak ada tempat untuk KKB di Bumi Cendrawasih. Termasuk KKN kelompok dari Lekagak Telegen yang menembak mati anggota Brimob Polri Bharada Komang

"Tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok tanah air," kata Iqbal.

Selain menembak Bharada Komang, KKB pimpinan Lekagak Telegen juga menembak mati Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya terjadi di sekitar Kp Daungbet, Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Papua, beberapa waktu lalu. Bahkan mereka juga menembak warga sipil biasa.

Sebelumnya, Lekagak Telegen sudah masuk ke dalam daftar Kepolisian Papua sejak tahun 2020 dengan nomor DPO/43/VIII/2020/RESKRIM MIMIKA, 28 AGUSTUS 2020 dalam kasus memegang senjata SS1, dan melakukan penembakan di Mile 61 saat perjalanan dari Arwanop ke Tsinga.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement