Rabu 28 Apr 2021 15:38 WIB

Operator Imbau Pengguna Tol Cileunyi Berhati-hati

terdapat pembangunan simpang susun di akses keluar Gerbang Tol Cileunyi.

PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mengimbau pengguna Jalan Tol Padalarang-Cileunyi untuk berhati-hati mengingat terdapat pembangunan simpang susun di akses keluar Gerbang Tol Cileunyi.
Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mengimbau pengguna Jalan Tol Padalarang-Cileunyi untuk berhati-hati mengingat terdapat pembangunan simpang susun di akses keluar Gerbang Tol Cileunyi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mengimbau pengguna Jalan Tol Padalarang-Cileunyi untuk berhati-hati mengingat terdapat pembangunan simpang susun di akses keluar Gerbang Tol Cileunyi.

"Sehubungan dengan pembangunan Simpang Susun Cileunyi sebagai akses integrasi Jalan Tol Padaleunyi dan Jalan Tol Cisumdawu, akan dilanjutkan pekerjaan erection steel box girder (SBG) atau jembatan dengan komponen boks baja di akses keluar Gerbang Tol (GT) Cileunyi Km 155+600, yang tersisa sebanyak dua dari total empatSBG dengan panjang bentang 60 m," ujar General Manager Representative Office 3 JMT Thomas Dwiatmanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (28/4).

Thomas mengatakan JMT selaku pengelola Jalan Tol Padaleunyi bersama dengan Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu dan PT CRBC sebagai kontraktor pekerjaan tersebut, kepolisian, Dinas Perhubungan dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta dan Jawa Barat berkoordinasi untuk mitigasi risiko selama pekerjaan dan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Pelaksanaan pekerjaan erection SBG kembali dilakukan pada Kamis (29/4) pada periode window time (pukul 00.00-04.00 WIB). Selama pekerjaan erection SBG berlangsung akan dilakukan rekayasa lalu lintas bagi pengguna jalan yang akan masuk maupun keluar GT Cileunyi secara situasional sekitar 15 sampai dengan 20 menit.

"Guna memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan, pekerjaan erection SBG ini akan dilakukan pada malam hari mulai pukul 00.00 WIB, di samping itu Jasa Marga dan pihak kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di akses masuk dan keluar GT Cileunyi selama pekerjaan berlangsung," ujarnya.

Thomas juga menjelaskan rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan di GT Cileunyi yaitu bagi kendaraan gol 1 nonbus yang dari arah Jakarta menuju Cileunyi disarankan agar keluar melalui GT MohToha atau GT Buah Batu, sementara untuk kendaraan nongol 1 dan bus diimbau tetap melalui GT Cileunyi.

JMT juga berkoordinasi dengan kepolisian wilayah untuk kelancaran pekerjaan tersebut, mulai Jalan Nasional Cileunyi sampai dengan Rancaekek akan dilakukan penutupan sementara di antara window time pukul 00.00-04.00 WIB.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement