Ahad 24 Jan 2021 07:38 WIB

Depok Terbanyak Pasien Covid-19 Sembuh di Jabar

Tingkat kesembuhan di Kota Depok mencapai 78,48 persen dari total kasus.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Fuji Pratiwi
Ilustrasi Covid-19. Kota Depok mencatatkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 tertinggi di Jawa Barat,
Foto: Pixabay
Ilustrasi Covid-19. Kota Depok mencatatkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 tertinggi di Jawa Barat,

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sebanyak 97.094 pasien Covid-19 berhasil sembuh di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Data tersebut diperoleh dari laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), Jumat (22/1).

Untuk Kota Depok tercatat ada penambahan pasien positif Covid-19 yang sembuh yakni sebanyak 404 orang. "Total pasien sembuh positif Covid-19 di Kota Depok sudah sebanyak 18.913 orang atau 78,48 persen dari total kasus konfirmasi positif sebanyak 24.099 orang," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (23/1).

Baca Juga

Di Provinsi Jabar, akumulasi kasus positif Covid-19 mencapai 118.798 orang dan terdapat 20.219 orang positif Covid-19 yang masih berada dalam masa isolasi atau perawatan. Angka tersebut berkurang 429 kasus bila dibandingkan hari sebelumnya

Sedangkan kontak erat kasus Covid-19 di Jabar secara kumulatif hari ini mencapai 215.299 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.206 orang di antaranya masih menjalani masa karantina. Kontak erat merujuk pada orang yang memiliki kontak langsung dengan kasus probabel ataupun kasus positif Covid-19.

Untuk jumlah suspek, di Jabar hingga hari ini ada sebanyak 119.486 orang. Sebanyak 6.386 orang di antaranya masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan.

Suspek merujuk pada orang yang memiliki gejala Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) dan memiliki riwayat tinggal di daerah transmisi lokal Covid-19. Atau memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19.

Sementara jumlah kasus probable di Jabar saat ini berjumlah 2.869 kasus. Dari angka tersebut, sebanyak 112 orang masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan. Sebanyak 1.507 dinyatakan selesai isolasi atau sembuh, dan 1.250 orang lainnya meninggal dunia.

Kasus probabel adalah kasus seseorang memiliki ISPA berat dan memiliki gambaran gejala Covid-19. Mereka belum mendapatkan konfirmasi tes PCR.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement