Rabu 30 Dec 2020 09:05 WIB

Polisi Jayapura Selidiki Mahasiswa Tewas di Dalam Parit

Kematian Silvester Hisage dinilai janggal.

Garis Polisi (ilustrasi)
Foto: Antara/Jafkhairi
Garis Polisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Jajaran Polresta Jayapura Kota hingga saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kasus kematian Silvester Hisage, mahasiswa Sekolah Tinggi Fadjar Timur (STFT) Abepura yang ditemukan meninggal di dalam selokan atau parit di rusunawa Waena Kota Jayapura. Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas di Jayapura, Selasa mengakui, penyidik kesulitan mengungkap kasus tersebut karena keluarga tidak mau jenazah Silvester yang ditemukan Kamis (24/12) dilakukan autopsi. Padahal dengan dilakukannya otopsi, menurut AKBP Gustav Urbinas, maka akan diketahui penyebab kematian korban.

"Karena dari hasil visum hanya ditemukan luka memar," kata Gustav.

Baca Juga

Saat ini enam orang sudah dimintai keterangannya. Keenam saksi itu, lanjut Gustav, salah satunya sempat bersama korban dan dua rekannya minum minuman beralkohol sebelum korban ke rusunawa. Salah satu saksi yakni LW yang merupakan rekan korban dan sempat mengantar ke rusunawa, Rabu malam (23/12) sekitar pukul 23.00 WIT.

LW dalam keterangannya mengaku sebelum mengantar korban ke asrama rusunawa, saksi bersama korban ada duduk mengkonsumsi minuman keras dengan beberapa rekannya di asrama STFT.

"Saat lagi mengkonsumsi minuman keras, korban menerima pesan dari adiknya yang tidak diketahui oleh saksi untuk meminta korban datang ke asrama rusunawa kemudian korban meminta saksi LW untuk mengatarnya ke sana," jelas Kapolresta.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement