Kamis 13 Sep 2018 22:32 WIB

Mahasiswa UNS Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Kampus

Belum ditemukan indikasi orang lain terlibat dalam kasus tersebut.

Korban Tewas/ilustrasi
Foto: ist
Korban Tewas/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bernama Guntur Suryo Hapsoro tewas akibat terjatuh dari lantai 4 Gedung 5 Fakultas Teknik UNS. "Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB, korban segera mendapat pertolongan dari tim medis UNS dan sempat dibawa ke RS dr Oen Kandang Sapi untuk mendapatkan perawatan seharusnya," kata Kepala Prodi Arsitektur Fakultas Teknik UNS Amin Sumadyo, di Solo, Kamis (13/9).

Ia mengatakan setelah melewati perawatan beberapa jam, pada pukul 15.41 WIB, akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia. "Penyebab terjatuh kami belum mengetahui. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Jebres untuk menyelidiki kejadian tersebut," katanya lagi.

Ia mengatakan malam ini korban langsung dipulangkan ke rumah duka Griya Payung Indah B1, Pudak Payung Banyumanik, Semarang. "Kami dari UNS menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya mahasiswa kami tersebut," katanya.

Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh saksi Fabian Indra Arsalna dan Imam Norsoli yang juga sesama mahasiswa. Dia mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 12.30 WIB, saat saksi Fabian ketika itu sedang duduk di lantai 1 Gedung 5 Fakultas Teknik Arsitektur UNS tiba-tiba mendengar suara benda terjatuh.

"Setelah mengecek ternyata korban jatuh dari lantai atas. Selanjutnya saksi minta bantuan kepada mahasiswa lain untuk memanggilkan ambulans," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan keterangan saksi di TKP belum ditemukan indikasi orang lain terlibat dalam kasus tersebut. "Saat ini masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Kejadian itu menimbulkan kehebohan di kalangan mahasiswa UNS itu. Termasuk kemungkinan korban melakukan bunuh diri atau sebab yang lain, sedang dalam penyidikan pihak kepolisian setempat.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement