Rabu 30 Dec 2020 03:27 WIB

Pemkot Solok Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Januari

Puskesmas akan melakukan pemantauan dan dinkes meyiapkan tes cepat antigen.

Sekolah Tatap Muka (ilustrasi)
Foto: Republika/Mgrol100
Sekolah Tatap Muka (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLOK -- Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar), berencana membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka bagi SD hingga SMA di tengah pandemi Covid-19, mulai 4 Januari 2021. Dengan dibuka KBM secara tatap muka atau sekolah tatap muka, sistem pendidikan di kota itu kembali membaik. 

"Belajar tatap muka di Kota Solok akan dimulai pada 4 Januari 2021 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, serta mewajibkan tes cepat antigen bagi seluruh guru di Kota Solok," kata Wakil Wali Kota Solok Reinier di Solok, Selasa (30/12).

Baca Juga

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Reiner mengatakan, Pemkot Solok akan melibatkan petugas puskesmas. Petugas puskesmas akan memantau apakah sekolah tersebut telah menjalankan protokol kesehatan mulai dari penggunaan masker, jaga jarak, saat proses belajar mengajar dimulai nantinya.

"Untuk itu kami meminta ketika proses belajar mengajar kembali dijalankan, pihak sekolah betul-betul memperhatikan protokol Covid-19 secara baik," kata dia.

Pentingnya penerapan protokol kesehatan, katanya, agar sekolah tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. "Tentunya Pemerintah Kota Solok akan terus mengawal kegiatan belajar tatap muka tahun 2020/2021, sesuai dengan ketentuannya, dalam upaya penurunan kasus Covid di Kota Solok," katanya.

Reiner juga mengatakan kantin di sekolah ditutup untuk sementara waktu. Hal itu termasuk untuk mencegah penularan Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Solok Dessy Syafril mengatakan untuk menciptakan suasana sekolah yang nyaman bagi peserta didik di tengah pandemi Covid-19, dinkes telah meyiapkan tes cepat antigen secara gratis bagi seluruh guru, staf administrasi, dan penjaga sekolah. "Bantuan berasal dari BNPB untuk 1.916 guru mulai dari guru tingkat sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Solok," kata dia.

Ia mengatakan guru SMA di Kota Solok di bawah pengawasan pemerintah provinsi, sehingga saat KBM tatap muka dimulai akan tetap diminta memperlihatkan surat hasil tes cepat Coves-19. Dia juga mengatakan terkait dengan tes cepat antigen yang akan dimulai secepatnya dengan menyiapkan petugas kesehatan yang berpengalaman.

Begitu juga dengan hasil tes cepat yang bisa didapatkan dalam waktu singkat, 15 menit. "Tes tersebut akan dimulai secara bergantian hal itu bertujuan untuk mencegah kerumunan," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement