REPUBLIKA.CO.ID, BUKUTTINGGI -- Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengaku prihatin dengan kondisi pedagang pasar Bukittinggi karena dampak pandemi. Sandi hari ini turun ke Pasar Ateh dan Pasar Bawah Bukittinggi sekaligus dalam rangka kampanye untuk pasangan calon gubernur dan calon gubernur Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri dan pasangan calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Bukittinggi Erman Safar-Marfendi.
"Saya prihatin sekali para pedagang mengeluhkan omzet turun drastis. Ada yang turun drastis sampai 80 persen. Ada yang sudah tutup," kata Sandiaga di Pasa Ateh Bukittinggi, Kamis (12/11).
Sandiaga berpendapat pemerintah pusat harus bertindak supaya dapat segera memulihkan perekonomian pedagang Bukittinggi. Contohnya dengan memberikan bantuan kepada UMKM.
Selain itu, Sandi meminta para operator pusat perbelanjaan di Bukittinggi untuk dapat memberikan keringanan kontrak dan iuran tetap lainnya supaya pedagang punya waktu memulihkan stabilitas keuangan. Tugas pemerintah kata dia harus mempercepat kucuran bantuan kepada UMKM agar masyarakat pedagang mampu bertahan pada situasi sulit akibat pandemi covid-19. "Ini juga PR besar buat pemerintah daerah," ujar Sandi.
Mantan Cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 itu mengatakan pemerintah harus memberikan solusi kongkret kepada masyarakat pedagang. Karena dengan pemulihan ekonomi, lapangan kerja dapat terbuka luas lagi untuk masyarakat.