Jumat 23 Oct 2020 11:19 WIB

Bus Damri Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan Yogyakarta

Bus Damri pariwisata sudah beroperasi untuk rute wisata Gunung Kidul, Yogyakarta.

Bus Damri pariwisata sudah beroperasi untuk rute wisata Gunung Kidul, Yogyakarta (Foto: ilustrasi Damri)
Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Bus Damri pariwisata sudah beroperasi untuk rute wisata Gunung Kidul, Yogyakarta (Foto: ilustrasi Damri)

REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNG KIDUL -- Bus Damri dari Bandara Internasional Yogyakarta Kabupaten Kulon Progo dengan rute Pantai Baron-Kota Wonosari-Gunung Api Purba sudah beroperasi sejak 15 Oktober lalu. Armada Damri sengaja disiapkan untuk mendukung kunjungan wisatawan di wilayah ini.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Hary Sukmono, Jumat (23/10), mengatakan, merujuk surat yang masuk dari Perum Damri Yogyakarta, ada delapan unit armada yang beroperasi ke wilayah Gunung Kidul. Rute pertama, yakni dari Malioboro-Gunung Api Purba Nglanggeran- Wonosari- Pantai Baron dan rute kedua, yakni Bandara YIA-Wonosari-Pantai Baron.

Baca Juga

"Kami berharap dengan adanya armada Damri tersebut dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke wilayah Gunung Kidul," kata Hary.

Ia mengatakan, beroperasinya armada Damri ke sejumlah objek wisata ini, merujuk surat dari Direktur Angkutan Jalan Negara terkait Persiapan Penugasan Kegiatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui subisidi angkutan umum di kawasan pariwisata. Menurut dia, selama ini wisatawan dari Malioboro Yogyakarta dan dari Bandara YIA Kulon Progo kesulitan mengakses moda transportasi yang menuju Gunung Kidul. Selain wisatawan, diharapkan menjadi akses masyarakat warga Gunung Kidul ke kota, baik untuk bekerja dan berwisata.

"Selama ini, wisatawan yang tidak menggunakan kendaraan sendiri harus menyewa, karena tidak ada kendaraan umum yang masuk. Dengan adanya angkutan umum yang langsung ke sejumlah obyek wisata ini, juga bisa meningkatkan kualitas pariwisata artinya menumbuhkan minat berwisata sekaligus berbelanja," katanya.

Hary berharap, armada Damri dapat menjadi penopang kunjungan wisatawan pada saat libur panjang, akhir Oktober ini. Untuk libur panjang pihaknya bersiap menghadapi kemungkinan adanya lonjakan wisatawan jelang libur panjang akhir pekan ini. Untuk mengawasi kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan wisatawan karena masih merebaknya wabah virus corona, Dinas Pariwisata Gunung Kidul menggandeng polisi, anggota TNI, dan Satpol PP.

"Untuk libur panjang besok kita mempersiapkan sekitar 200-an personel termasuk dari kita," kata Hary

Dia mengatakan, hingga saat ini Dinas Pariwisata Gunung Kidul telah melakukan uji coba pembukaan 29 destinasi wisata, baik pantai, pegunungan dan gua.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement