Kamis 08 Oct 2020 17:22 WIB

Gedung Nusantara I DPR Lockdown Mulai Senin Mendatang

Pekan ini staf masih harus menyelesaikan berkas persiapan kunjungan anggota DPR.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita
[Ilustrasi] Petugas kebersihan melintasi alat deteksi suhu tubuh di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2020). Per hari ini, Selasa (6/10/2020) tercatat sebanyak 40 orang di DPR terkonfirmasi terpapar COVID-19, dimana sebanyak 18 diantaranya merupakan anggota DPR.
Foto: Antara/Puspa Perwitasari
[Ilustrasi] Petugas kebersihan melintasi alat deteksi suhu tubuh di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2020). Per hari ini, Selasa (6/10/2020) tercatat sebanyak 40 orang di DPR terkonfirmasi terpapar COVID-19, dimana sebanyak 18 diantaranya merupakan anggota DPR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar menyampaikan bahwa gedung DPR akan dilakukan sterilisasi mulai Senin (12/10) depan. Hal tersebut disampaikan Indra menanggapi soal banyaknya anggota dewan dan pegawai yang terpapar Covid-19. 

"Karena berkaitan dengan sterilisasi ruang anggota dewan tentu yang akan kita lockdown mulai senin nanti adalah zonasi nusantara 1," kata Indra, Kamis (8/10).

Baca Juga

Indra mengatakan langkah lockdown diambil Senin pekan depan lantaran pekan ini staf administrasi dan tenaga ahli masih harus menyelesaikan berkas persiapan kunjungan kerja anggota dewan. Kendati baru di lockdown Senin mendatang, DPR tetap akan menyemprotkan desinfektan secara rutin dan memperketat protokol kesehatan.

"Jadi saya kira walau pun belum dilakukan lockdown tapi protokol Covid-19, protokol-protokol kesehatan itu sangat ketat," ujarnya. 

 

Indra menambahkan lockdown akan berlangsung hingga 8 November 2020. Ia memastikan selama lockdown tidak ada pegawai yang masuk Gedung Nusantara I. 

"Hanya kita tiap senin akan kita lakukan, walaupun ruang rapat AKD, alat kelengkapan dewan, komisi dan badan-badan dewan itu dikunci, tapi kita lakukan penyemprotan-penyemprotan," tuturnya.

Sebelumnya Indra mengonfirmasi sebanyak 41 orang di lingkungan DPR, mulai dari anggota DPR hingga pegawai terpapar covid-19. Sebanyak 18 dari 41 orang merupakan anggota DPR. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement