Selasa 06 Oct 2020 01:37 WIB

Sampah Banjir Kanal Barat Meningkat 15 Kali Sejak Ahad

Sampah di Banjir Kanal Barat diangkut ke TPST Bantar Gebang.

Pemulung memungut sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang,
Foto: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Pemulung memungut sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Curah hujan yang tinggi sejak Ahad (4/10) malam peningkatan sampah yang terbawa arus air ke Banjir Kanal Barat (BKB). Sampah meningkat 15 kali lipat.

Petugas Kebersihan UPK Badan Air, Endriyanto mengatakan pihaknya mengangkut sampah dengan menurunkan dua alat berat untuk pengangkutan secara bergantian.

Baca Juga

"Sejauh ini sudah keangkut mencapai 63 meter kubik,” kata Endriyanto di Jakarta, Senin (5/10).

Selain itu, untuk mempercepat pengangkutan sampah, 10 petugas termasuk dua operator alat berat bekerja mengangkut sampah ke tiga unit truk truk besar. Endriyanto memperkirakan volume sampah masih akan bertambah lagi, yang diangkut oleh kendaraan truk bantuan dari kecamatan lain.

"Sampah yang mendominasi sudah tak asing lagi yaitu kantong plastik, batang bambu, kayu, kasur, sofa, dan masih banyak yang lainnya," kata dia.

Endriyanto menjelaskan sampah yang menggunung disana adalah hal yang normal dan biasa terjadi saat penghujan. Sampah tersebut diangkut menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement