Ahad 04 Oct 2020 23:06 WIB

BKMG Ingatkan Warga Potensi Hujan Deras di Sumbar

Ada potensi hujan deras dari intensitas sedang sampai tinggi.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Fakhruddin
BKMG Ingatkan Warga Potensi Hujan Deras di Sumbar (ilustrasi).
Foto: republika
BKMG Ingatkan Warga Potensi Hujan Deras di Sumbar (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman memperingatkan warga agar mewaspadai potensi hujan deras dengan intensitas tinggi dalam dua hari ke depan di sejumlah daerah di Sumatera Barat.

Kepala Stasiun BMKG BIM Padang Pariaman, Sakimin menyebut hari ini, Ahad (4/10) ada potensi hujan deras dari intensitas sedang sampai tinggi di  wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Limapuluh Kota, Agam, Padang Pariaman, Padang, Kab Solok, Kota Solok, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan.

"Tetap waspada untuk antisipasi, dan ikuti info dari BMKG karena kita akan selalu update daerah mana saja yang perlu diwaspadai," kata Sakimin.

Sakimin menyebut potensi hujan deras dengan intensitas tinggi di sejumlah daerah di Sumbar ini diikuti petir, kilat dan angin kencang. BMKG mengingatkan warga yang tetap beraktivitas di luar rumah agar waspada karena petir, angin kencang dan kilat dapat mengakibatkan bencana. Seperti kerobohan pohon-pohon besar.

Untuk besok, Senin (5/10) BKMG memprediksi fenomena cuaca yang sama terjadi sejak pagi sampai sore di  Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman, Pariaman, Kab. Solok, Padang, dan Dharmasraya.

Selanjutnya pada hari Selasa (6/10),  diperkirakan masih ada potensi hujan sedang-lebat disertai petir, kilat dan angin kencang pada sore hingga malam hari dan dini hari di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Dharmasraya.

"Kami mengimbau masyarakat waspada terutama yang tinggal di daerah rendah yang mengalami hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama. Karena berpotensi banjir. Kemudian bagi masyarakat yang tinggal di daerah lereng juga waspada akan ada longsor," ujar Sakimin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement