Sabtu 29 Aug 2020 00:15 WIB

Gubernur Kaltim Sabet Peringkat Pertama Top Pembina BUMD

Penghargaan diraih karena Gubernur Kaltim berperan aktif mengembangkan BUMD.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor
Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Isran Noor dinobatkan sebagai peringkat pertama Top Pembina BUMD 2020 pada ajang BUMD Award 2020 di Jakarta. Ajang penghargaan yang dilaksanakan oleh majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), memberikan penghargaan tahunan bagi Badan Usaha Milik Daerah milik pemerintah privinsi maupun kabupaten dan kota seluruh Indonesia.

"Gubernur Isran Noor dinobatkan peringkat pertama Top Pembina BUMD diajang BUMD Award 2020. Ada sederet gubernur lainnya juga meraih penghargaan tersebut," kata Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin di Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (28/8).

Baca Juga

Pria yang akrab disapa Ivan tersebut menjelaskan penghargaan diraih mengingat gubernur selaku kepala daerah sangat berperan strategis dalam pengembangan BUMD. Terutama berefek pada pertumbuhan ekonomi daerah dan perekonomian masyarakat. "Semoga komitmen dan kerja keras Gubernur disambut BUMD untuk meningkatkan kinerjanya menumbuhkan perekonomian daerah demi kesejahteraan rakyat," ucap Jubir Pemprov Kaltim.

Sementara Direktur Umum PT Migas Mandiri Pratama (MMP) Kaltim Yahya Toding Datu mengungkapkan Perusda milik Pemprov Kaltim yang bergerak di bidang perminyakan ini kembali meraih penghargaan Top BUMD untuk kedua kalinya.

Penghargaan juga diraih oleh Dirut PT MMP Kaltim Wahyu Setiaji sebagai Top CEO BUMD 2020.

"Kami terus melakukan inovasi dan pengembangan SDM, serta memperbaiki kinerja dan manajemen perusahaan memberikan penghasilan bagi daerah, khususnya PAD," ujar Yahya.

Ditambahkannya, perhargaan bagi Gubernur Kaltim selaku pembina seluruh BUMD tentu memacu semangat dan kinerja Perusda untuk berkontribusi dalam membangun Kaltim.

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement