Rabu 26 Aug 2020 13:41 WIB

MRT Jakarta Lakukan Perubahan Jarak Keberangkatan

Jarak keberangkatan kereta atau headway menjadi setiap 10 menit pada akhir pekan.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani
Prajurit TNI AD (kanan) berjaga di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (27/5/2020). TNI-Polri mulai Selasa (26/5) menggelar pendisiplinan protokol kesehatan di 1.800 titik sarana publik yang berada di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang bertujuan untuk menegakkan disiplin dan protokol kesehatan masyarakat saat pelaksanaan aktivitas normal baru di tengah pandemi COVID-19.
Foto: Antara/Aprillio Akbar
Prajurit TNI AD (kanan) berjaga di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (27/5/2020). TNI-Polri mulai Selasa (26/5) menggelar pendisiplinan protokol kesehatan di 1.800 titik sarana publik yang berada di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang bertujuan untuk menegakkan disiplin dan protokol kesehatan masyarakat saat pelaksanaan aktivitas normal baru di tengah pandemi COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT MRT Jakarta (Perseroda) mengubah jarak keberangkatan kereta atau headway menjadi setiap 10 menit pada akhir pekan dan hari libur mulai Sabtu (29/8). Ini dilakukan dengan mempertimbangkan potensi peningkatan jumlah pengguna MRT Jakarta.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi mengatakan, perubahan jarak keberangkatan antarkereta ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan layanan kereta MRT Jakarta.

"Karena mempertimbangkan potensi jumlah pengguna MRT Jakarta pada akhir pekan dan hari libur yang dapat meningkat, kami lakukan perubahan pola operasi yaitu jarak keberangkatan antar kereta menjadi 10 menit," ujar Effendi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/8).

Sedangkan, untuk jam operasional tetap berlaku mulai pukul 06.00 - 20.00 WIB. Sehubungan dengan perubahan headway tersebut, maka terjadi penambahan trainset yang dioperasikan. "Yaitu dari empat trainset di akhir pekan, menjadi tujuh trainset mulai akhir pekan ini dengan total keseluruhan perjalanan sejumlah 157 trip per hari," katanya.

PT MRT Jakarta (Perseroda) tetap mengimbau masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan MRT Jakarta, seperti kewajiban memakai masker, menjaga jarak antar pengguna, rajin mencuci tangan, serta tidak berbicara, baik satu atau dua arah, selama di dalam kereta dan area peron stasiun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement