Selasa 04 Aug 2020 23:37 WIB

GTPP Aceh: Ada Tambahan Pasien Sembuh Sebanyak 44 Orang

Total warga Aceh yang sembuh dari Covid-19 138 orang

Pengunjung menyaksikan monumen kapal dan situs tsunami PLTD Apung di Desa Punge, Blancut, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (1/8/2020). Sejak hari pertama liburan Idul Adha 1441 Hijriah, situs tsunami PLTD Apung yang baru selesai direnovasi itu mulai ramai pengunjung, namun pemerintah setempat membatasi jumlah pengunjung dan memperketat protokol kesehatan dengan menerapkan wajib masker, pengecekan suhu badan,  dan cuci tangan guna mencegah penyebaran COVID-19.
Foto: Antara/Ampelsa
Pengunjung menyaksikan monumen kapal dan situs tsunami PLTD Apung di Desa Punge, Blancut, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (1/8/2020). Sejak hari pertama liburan Idul Adha 1441 Hijriah, situs tsunami PLTD Apung yang baru selesai direnovasi itu mulai ramai pengunjung, namun pemerintah setempat membatasi jumlah pengunjung dan memperketat protokol kesehatan dengan menerapkan wajib masker, pengecekan suhu badan, dan cuci tangan guna mencegah penyebaran COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Aceh melaporkan 44 pasien positif terinfeksi virus corona jenis baru itu dinyatakan sembuh sehingga total warga yang telah terbebas dari virus tersebut mencapai 138 orang.

"Alhamdulillah jumlah pasien yang dinyatakan sembuh hari ini mencapai 44 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Selasa (4/8).

Dia menjelaskan pasien yang sembuh tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di "Tanah Rencong" itu, yakni 18 orang dari Aceh Besar, sembilan orang dari Banda Aceh, dan enam orang dari Bireuen. Selain itu, masing-masing dua orang dari Aceh Timur dan Aceh Tamiang serta empat orang tersebar di Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Utara, dan Lhokseumawe, sedangkan tiga orang lainnya warga dari luar Aceh.

"Kita bersyukur kepada Allah yang telah menganugerahkan kesembuhan kepada saudara kita yang terinfeksi COVID-19. Selanjutnya kita berharap mereka beristirahat di rumah masing-masing untuk proses pemulihannya yang sempurna," katanya.

 

Ia berharap, warga yang sudah pernah terinfeksi COVID-19 tersebut menjadi relawan pencerahan bagi keluarga, teman dekat, serta masyarakat di lingkungannya tentang pencegahan COVID-19.

"Mencegah terinfeksi jauh lebih baik daripada tinggal di ruang isolasi menunggu proses penyembuhan dari COVID-19 itu," katanya. Secara kumulatif, kata dia, pasien COVID-19 di Aceh telah mencapai 440 kasus, di antaranya 138 orang telah sembuh, 17 orang meninggal dunia, dan 322 orang masih dalam penanganan medis.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement