Selasa 21 Jul 2020 13:07 WIB

Pembangunan Skywalk Tahap 2 Kembali Tertunda Akibat Covid-19

Pembangunan Skywalk Cihampelas sempat tertunda karena tak dianggarkan

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Pengerjaan proyek Teras Cihampelas atau Skywalk tahap 2 di Jalan  Cihampelas.
Foto: Republika/Zuli Istiqomah
Pengerjaan proyek Teras Cihampelas atau Skywalk tahap 2 di Jalan Cihampelas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pembangunan Skywalk di jalan Cihampelas, Kota Bandung kembali tertunda akibat anggaran yang digunakan direalokasi ke penanganan pandemi covid-19. Sebelumnya, pembangunan jembatan tersebut sempat tertunda sejak tahun 2019 akibat tidak dianggarkan dan seharusnya mulai beroperasi pada tahun 2020.

"Anggarannya terdapat pergeseran (realokasi), akan dilanjutkan pada 2021," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Didi Ruswandi kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Selasa (21/7).

Menurutnya, anggaran sebesar Rp 5 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan Skywalk tahap dua dialihkan untuk penanganan covid-19. Katanya, pembangunan Skywalk tahap dua sudah mencapai 92 persen sedangkan sisanya hanya tinggal 2 persen.

"Bagian aksesoris seperti pagar dan tempat duduk termasuk struktur masih belum terpasang dan harus diperbaiki. Sudah 92 persen tinggal 8 persen," katanya.

 

Terkait efektivitas penggunaan Skywalk untuk pengunjung, Didi mengakui jika hal tersebut belum terbentuk. Ia mengaku berupaya mendorong wisatawan bisa memanfaatkan fasilitas Skywalk secara maksimal.

"Supaya hidup, tahap pertama bahwa disitu yang mengundang (wisatawan) seperti musola harus diperbesar," ungkapnya. Ia berharap agar anggaran pembangunan Skywalk bisa direalisasikan pada 2021 mendatang dan teranggarkan di APBD Kota Bandung.

Menurutnya, kedepan diharapkan wisatawan yang datang ke toko-toko bisa langsung menikmati Skywalk melalui jalur penghubung di lantai dua toko-toko di Cihampelas. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement