Selasa 21 Jul 2020 08:14 WIB

Bupati: Enam Santri Gontor Ponorogo Sembuh dari Covid-19

13 warga Ponorogo yang terpapar Covid-19 dari kluster Temboro sudah sembuh

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Santri dan Wali Santri Ponpes Gontor sedang menunggu antrian Rapid Test. Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengungkapkan, delapan pasien konfirmasi Covid-19 telah dinyatakan sembuh, Senin (20/7). Sekitar enam di antaranya merupakan santri dari Pondok Modern Gontor Kampus II.
Foto: Republika/Dea Alvi Soraya
Santri dan Wali Santri Ponpes Gontor sedang menunggu antrian Rapid Test. Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengungkapkan, delapan pasien konfirmasi Covid-19 telah dinyatakan sembuh, Senin (20/7). Sekitar enam di antaranya merupakan santri dari Pondok Modern Gontor Kampus II.

REPUBLIKA.CO.ID, PONOROGO -- Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengungkapkan, delapan pasien konfirmasi Covid-19 telah dinyatakan sembuh, Senin (20/7). Sekitar enam di antaranya merupakan santri dari Pondok Modern Gontor Kampus II.

Menurut Ipong, enam santri Gontor yang sembuh sebelumnya dirawat di RS Lapangan Indrapura, Surabaya. Kemudian mereka akan dikembalikan ke Pondok Modern Gontor Kampus II sesegera mungkin. 

Pondok Modern Gontor Kampus II telah menyediakan gedung khusus untuk isolasi warga pondok yang terindikasi Covid-19. Sementara untuk warga pondok yang positif, Ipong mengatakan, telah diisolasi di Surabaya. Pemindahan ruang isolasi ini bagian dari upaya untuk percepatan penanganan

Sementara untuk dua pasien positif sembuh berikutnya terdata sebagai santri Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro, Magetan. "Dengan demikian keseluruhan 13 orang dari kluster Temboro Alhamdulillah dinyatakan sembuh," ucap Ipong.

Total sebanyak 141 kasus positif Covid-19 terjadi di Ponorogo, Senin (20/7). Jumlah ini terdiri atas 51 warga Gontor, 13 orang dari klaster Temboro dan 13 orang dari Ronowijayan. Kemudian 23 orang mempunyai riwayat ke Surabaya, delapan orang di PPIH Sukolilo dan empat warga dari klaster Panjeng. 

"Lain-lain 29, sembuh 13 orang" katanya.

Dengan adanya penambahan kasus ini, Ipong memohon keterlibatan warga memutus rantai penularan Covid-19. Permohonan ini diungkapkan mengingat kasus mengalami peningkatan lebih cepat selama dia pekan terakhir. Apalagi, dia melanjutkan, sebagian besar pasien mempunyai riwayat perjalanan dari zona merah.

"Dengan demikian saya mohon kepada seluruh warga Ponorogo untuk tingkatkan kewaspadaan dan monitoring terhadap kedatangan warga dari zona merah," ungkap Ipong.

Ipong juga meminta warga saling menjaga dan mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Warga harus sering cuci tangan dan memakai masker saat beraktivitas. Kemudian jaga jarak, meningkatkan imunitas tubuh dan berdoa kepada Allah SWT.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement