Rabu 15 Jul 2020 21:40 WIB

Kedai Kopi di Kuningan Diminta Pakai Produk Lokal

Penggunaan kopi guna menjaga keberlangsungan hidup petani kopi Kuningan.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Fuji Pratiwi
Petani memanen biji kopi arabika di Kuningan, Jawa Barat (ilustrasi). Kaya akan potensi kopi, kedai-kedai di Kabupaten Kuningan diminta menggunakan produk kopi lokal.
Foto: Antara/Dedhez Anggara
Petani memanen biji kopi arabika di Kuningan, Jawa Barat (ilustrasi). Kaya akan potensi kopi, kedai-kedai di Kabupaten Kuningan diminta menggunakan produk kopi lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Kabupaten Kuningan Jawa Barat memiliki potensi kopi yang besar. Untuk itu, kedai kopi di Kabupaten Kuningan diminta untuk menggunakan kopi produk asli daerah tersebut.

Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda, mengatakan, potensi pertanian kopi itu tersebar di hampir seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Dia menilai, hal itu menjadi daya tarik bagi Kabupaten Kuningan.

Baca Juga

"Untuk itu saya menitipkan, bagi kedai-kedai kopi yang ada di Kabupaten Kuningan, kopinya harus asli produk Kuningan," kata Ridho, saat membuka Pelatihan Barista di Rumah Kopi Linggasana, Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (15/7).

Ridho menambahkan, potensi kopi yang melimpah di Kabupaten Kuningan itu memiliki jenis dan cita rasa yang luar biasa. Dia yakin, kopi asli Kabupaten Kuningan akan mampu bersaing dengan produk-produk kopi dari daerah lain di Indonesia.

"Jangan sampai kedai-kedai kopi di Kuningan mengambil produknya dari daerah lain. Karena kopi kita juga tidak kalah kualitasnya dengan kopi-kopi dari daerah lain," ujar Ridho.

Selain meningkatkan daya saing dengan daerah lain, lanjut Ridho, penggunaan kopi lokal juga dapat menjaga keberlangsungan hidup dan meningkatkan taraf hidup yang lebih baik bagi para petani kopi di Kabupaten Kuningan. "Mari kita terus berdayakan petani kopi kita agar mereka punya keberlangsungan hidup dan tarap hidup yang lebih baik dengan ditunjang kedai-kedai kopi yang menyajikan kopi asli dari Kabupaten Kuningan," kata Ridho.

Ridho juga meminta kepada UMKM yang menjalankan bisnis di bidang kopi, agar dapat memanfatkan teknologi informasi dalam pemasarannya. Dengan demikian, produk kopi Kuningan memilki pangsa pasar yang luas dan dikenal di seluruh wilayah Indonesia.

Usai membuka kegiatan Pelatihan Barista tersebut, Wakil Bupati Kuningan bersama Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, menyempatkan melihat berbagai produk kopi asli Desa Linggasana. Selain kopi, juga terdapat Cascara, yang merupakan produk olahan dari kulit kopi yang bisa dijadikan minuman menyerupai teh.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement