Jumat 19 Jun 2020 15:09 WIB

Di Sabang, Gerhana Matahari Terjadi Paling Awal dan Terlama

Durasi gerhana paling lama terjadi di Sabang, Aceh, yaitu 2 jam 27 menit 11,1 detik.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih
Foto kolase gerhana matahari cincin sebagian yang terpantau dari Pekanbaru, Riau, Kamis (26/12/2019).
Foto: Antara/Rony Muharrman
Foto kolase gerhana matahari cincin sebagian yang terpantau dari Pekanbaru, Riau, Kamis (26/12/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerhana matahari akan terjadi pada Ahad (21/6). Gerhana Matahari Cincin (GMC) 21 Juni 2020 yang dapat diamati di Indonesia berupa Gerhana Matahari Sebagian. Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi.

Menurut siaran pers Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG),  waktu-waktu kejadian gerhana di setiap lokasi akan berbeda-beda.

Baca Juga

Di Indonesia, waktu mulai gerhananya paling awal adalah di Sabang, Aceh, yang terjadi pada pukul 13.16.00,5 WIB. Adapun kota yang waktu mulai gerhananya paling akhir adalah di Kepanjen, Jawa Timur, yaitu pukul 15.19.49,3 WIB.

 

Demikian juga waktu Puncak Gerhana, akan berbeda-beda di setiap daerah. Di Indonesia, daerah yang akan mengalami waktu saat puncak gerhana paling

awal adalah kota Sabang, Aceh, yang terjadi pada pukul 14.34.52,4 WIB. Adapun kota yang akan mengalami waktu puncak paling akhir adalah Agats, Papua, yaitu pukul 17.37.26,3 WIT.

 

Durasi gerhana paling sebentar akan terjadi di Kepanjen, Jawa Timur, yaitu hanya selama 3 menit 17,1 detik. Sementara durasi gerhana paling lama akan terjadi di Sabang, Aceh, yaitu selama 2 jam 27 menit 11,1 detik.

Menurut BMKG, meskipun peristiwa GMC di suatu lokasi dapat diprediksi dengan baik, peristiwa tersebut tidak berulang di lokasi tersebut dengan siklus tertentu. GMC sebelumnya yang dapat diamati di Indonesia adalah GMC 22 Agustus 1998, yang jalur cincinnya melewati Sumatera bagian Utara dan Kalimantan bagian Utara, GMC 26 Januari 2009 yang jalur cincinnya melewati Sumatera bagian Selatan dan Kalimantan, dan GMC 26 Desember 2019 yang jalur cincinnya melewati Sumatera bagian Utara dan Kalimantan bagian Utara.

Adapun GMC yang akan datang yang dapat diamati di Indonesia adalah GMC 21 Mei 2031, yang jalur cincinnya melewati Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku, serta GMC 14 Oktober 2042 yang jalur cincinnya melewati Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Timur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement