Selasa 16 Jun 2020 19:20 WIB

Ada Delapan Kasus Balita Positif Covid-19 di Lampung

Terakhir bertambah dua balita dengan status orang tanpa gejala.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Yudha Manggala P Putra
Petugas medis mengoperasikan fasilitas baru inkubator untuk pasien bayi yang terinfeksi virus corona (COVID-19).
Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
Petugas medis mengoperasikan fasilitas baru inkubator untuk pasien bayi yang terinfeksi virus corona (COVID-19).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Jumlah kasus bayi di bawah lima tahun (balita) yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung sejauh ini sebanyak delapan orang. Terakhir, bertambah dua orang lagi balita menjadi positif Covid-19, dan berstatus orang tanpa gejala.

“Jumlah balita yang terkena Covid-19 ada delapan orang. Terakhir ada dua balita yang terkonfirmasi positif, mereka tertular dari ayah dan ibunya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung dr Reihana kepada wartawan di Bandar Lampung, Selasa (16/6).

Menurut Reihana, yang juga juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, dua orang balita yang mengidap positif Covid-19 merupakan orang tanpa gejala atau OTG. Kedua balita tersebut saat ini masih dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 secara keseluruhan, dia mengatakan tidak ada penambahan dua hari terakhir. Jumlahnya 116 orang, sedangkan yang masih dirawat 38 orang, meninggal dunia 12 orang, dan pasien positif yang sembuh bertambah 1 orang menjadi 116 orang.

“Alhamdulillah hari ini tidak ada penambahan pasien positif Covid-19. Semoga protokol kesehatan tetap harga mati, dan dapat memutus rantai penularan virus corona,” kata Reihana.

Dia mengatakan, satu orang pasien positif yang sembuh tersebut yakni pasien 109, laki-laki berusia 17 tahun asal Kabupaten Lampung Tengah. Sehari sebelumnya, jumlah pasien positif yang sembuh 115 orang.

Bila dilihat dari perbandingan jumlah pasien positif Covid-19 dan pasien positif yang sembuh yakni 166 berbanding 116 atau mencapai 70 persen pasien positif Covid-19 berhasil ditangani. 

Sedangkan bila dilihat dari data jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 166 orang dibandingkan jumlah pasien positif yang meninggal dunia 12 orang, artinya hanya 0,07 persen kasus pasien positif yang meninggal dunia.

Reihana mengatakan, jumlah sampel swab pasien yang diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Lampung sampai Selasa (16/6) sebanyak 2.088 sampel swab.

“Kita berencana akan melakukan rapid test massal di pasar tradisional dan terminal untuk empat daerah di Lampung yang jumlah kasus positif Covid-19 besar. Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Pesawaran,” ujarnya.

Mengenai stok alat rapid test yang dimiliki gugus tugas, dia menyatakan cukup karena ada buffers stokc, terutama untuk empat daerah yang menjadi tempat pelaksanaan rapid test massal di terminal dan pasar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement