Selasa 09 Jun 2020 23:47 WIB

Pemprov Papua Optimalkan Media Massa Informasikan Covid-19

Pemprov Papua berharap media massa jadi cara tercepat informasikan Covid-19

Posko Satgas COVID-19 Taman Imbi Kota Jayapura di bongkar, Senin (8/6/20). Sejumlah pos Satgas COVID-19 di beberapa titik Kota Jayapura mulai di tiadakan, pasca Pemerintah Kota Jayapura perpanjang masa jaga jarak fisik dan sosial selama 20 hari sarana publik dan tempat usaha serta aktifitas masyarakat dimulai pukul 06
Foto: ANTARA/Indrayadi TH
Posko Satgas COVID-19 Taman Imbi Kota Jayapura di bongkar, Senin (8/6/20). Sejumlah pos Satgas COVID-19 di beberapa titik Kota Jayapura mulai di tiadakan, pasca Pemerintah Kota Jayapura perpanjang masa jaga jarak fisik dan sosial selama 20 hari sarana publik dan tempat usaha serta aktifitas masyarakat dimulai pukul 06

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengoptimalkan upaya penyebaran informasi terkait dengan pencegahan dan penanggulangan COVID-19 melalui kerja sama dengan media massa di wilayah itu.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua Doren Wakerkwa mengatakan sebenarnya kerja sama dengan media massa sudah dilakukan pihaknya sejak tahun-tahun sebelumnya. "Namun, untuk tahun ini memang belum terlaksana karena adanya restrukturisasi birokrasi di lingkungan Pemprov Papua dan munculnya pandemi COVID," katanya.

Ia berharap, kerja sama dengan media massa tersebut dapat mendorong pekerja pers lebih bersemangat lagi dalam mengabarkan informasi terkini mengenai perkembangan COVID-19.

"Setelah melakukan rapat virtual bersama seluruh pekerja pers di lingkungan Pemprov Papua, kami mengapresiasi partisipasi media massa dalam mengabarkan informasi terkait COVID selama ini," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) setempat segera merumuskan rencana serta konsep kerja sama dengan media massa di wilayah itu.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua Jery A. Yudianto mengatakan pihaknya segera mengundang pengurus AMSI setempat untuk membicarakan rencana penjajakan kerja sama dengan media-media di "Bumi Cenderawasih", sebutan untuk Papua itu.

"Kami akan atur dan lihat ketersediaan alokasi yang ada, tetapi juga ada mekanisme yang perlu dipenuhi media untuk kerja sama, sehingga nanti di kemudian hari tidak menjadi masalah," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement