Jumat 05 Jun 2020 02:03 WIB

Pasien Sembuh Meningkat, Khofifah Apresiasi Tenaga Medis

Gubernur Jatim mengapresiasi tenaga medis karena pasien sembuh Covid-19 meningkat.

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah)
Foto: Dok. Istimewa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi para tenaga medis, karena jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di wilayah Jatim terus meningkat. Khofifah mengatakan, sangat layak seluruh warga Jatim berterima kasih atas perjuangan dan dedikasi para tenaga medis yang luar biasa.

"Kembali kita ucapkan Alhamdulillah atas terus meningkatnya jumlah pasien Covid-19 Jawa Timur yang dinyatakan sembuh," ujarnya di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (4/6) malam.

Baca Juga

Menurutnya, perjuangan dedikasi dan pengorbanan para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 adalah luar biasa sehingga sangat layak warga Jatim berterima kasih. Sesuai data gugus tugas provinsi hari ini, recovery rate atau tingkat kesembuhan pasien Covid-19 Jatim terus meningkat, yaitu mencapai 1.207 orang atau setara 22,33 persen.

Angka ini, kata dia, menjadi capaian tingkat kesembuhan tertinggi Jatim dalam sebulan terakhir. Selain itu, kenaikan persentase kesembuhan pasien Covid-19 Jatim ini didukung dari terus melonjaknya angka pasien positif yang dinyatakan sembuh dalam sepekan terakhir.

Dalam tiga hari terakhir, jumlah terkonversi negatif di Jatim yang dinyatakan sembuh berturut turut adalah 100 orang, 292 orang dan ditambah hari ini sebanyak 116 orang. "Sehingga hari ini ada sebanyak 1.207 orang pasien dinyatakan sembuh," ucap Khofifah, yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur tersebut.

Tambahan 116 pasien Covid-19 yang sembuh hari ini berasal dari berbagai daerah, yakni rinciannya 70 orang asal Kota Surabaya, Kota Pasuruan tiga orang, Lamongan dua orang, Gresik empat orang, Kabupaten Pasuruan 10 orang dan Kabupaten Malang dua orang.

Kemudian, Kabupaten Madiun delapan orang, Kabupaten Probolinggo lima orang, Bojonegoro dua orang, Sampang enam orang dan masing-masing satu orang berasal dari Lumajang, Sidoarjo, Tuban serta Kota Malang. "Semoga capaian ini menjadi optimisme juga bagi para pasien untuk terus sembuh," ujar orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut berharap.

Di sisi lain, berdasarkan data dari gugus tugas provinsi, per hari ini juga terdapat penambahan kasus sebanyak 123 kasus baru sehingga total menjadi 5.406 kasus. Untuk pasien meninggal dunia, tambahannya 10 orang sehingga totalnya mencapai 447 orang.

Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 7.009 orang, kemudian orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 25.173 orang, dan kasus orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 19.366 orang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement