Sabtu 23 May 2020 23:14 WIB

PDP Klaster Pedagang Tradisional di Pamekasan Bertambah

Warga Pamekasan yang positif Corona sebanyak 14 orang.

Virus corona (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Virus corona (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dari klaster pedagang Pasar Tradisional Kolpajung, Pamekasan, Jawa Timur, bertambah. Hal itu berdasarkan hasil pelacakan yang dilakukan tim Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19.

"Warga yang berstatus PDP dari klaster ini berinisial SR (55) asal Kecamatan Proppo," kata juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan Sigit Priyono dalam keterangan tertulis di Pamekasan, Sabtu malam.

Baca Juga

Selain dari klaster Pasar Tradisional Kolpajung, Pamekasan, ada seorang lagi yang berstatus PDP. "Yang bersangkutan ini berinisial RM (45) asal Kecamatan Tlanakan, Pamekasan," ucap Sigit menjelaskan.

Dengan demikian, sambung dia, maka jumlah tambahan PDP baru di Pamekasan per tanggal 23 Mei 2020 sebanyak 2 orang. "Dengan adanya tambahan 2 orang yang berstatus PDP ini, maka jumlah total PDP di Pamekasan saat ini sebanyak 45 orang," tuturnya.

Ke-45 orang PDP itu meliputi sebanyak 15 negatif, sedangkan 30 orang lainnya masih menunggu hasil uji lab dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Warga Pamekasan yang terdata positif Covid-19 terdata sebanyak 14 orang. Dengan perincian sebanyak 6 orang kini masih menjalani perawatan, 6 orang telah dinyatakan sembuh dan 2 orang lainnya telah meninggal dunia.

Sementara jumlah orang dalam pemantauan hingga 23 Mei 2020 ini terdata sebanyak 467 orang. Rinciannya sebanyak 456 orang telah selesai dipantau dan sebanyak 11 orang sisanya masih dalam pemantauan.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement