Jumat 22 May 2020 23:25 WIB

Antisipasi Lonjakan Sampah, DLHK Turunkan Ratusan Personel

50 armada truk sampah dan 200 personel kebersihan atau pesapon.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah
Pemulung mengangkut goni berisikan sampah botol plastik dengan gerobak sorong di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Lhokseumawe, Aceh, Selasa (12/5/2020). Selama Ramdhan, volume sampah di kota itu meningkat 30-40 persen dari hari biasa atau setara 800 kubik per harinya
Foto: ANTARA/RAHMAD/
Pemulung mengangkut goni berisikan sampah botol plastik dengan gerobak sorong di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Lhokseumawe, Aceh, Selasa (12/5/2020). Selama Ramdhan, volume sampah di kota itu meningkat 30-40 persen dari hari biasa atau setara 800 kubik per harinya

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Mengantisipasi melonjaknya volume sampah saat lebaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok telah melakukan berbagai persiapan. Termasuk, mengerahkan 50 armada truk sampah dan 200 personel kebersihan atau pesapon.

"Kami menyiagakan sedikitnya 200 pesapon dan 50 armada truk saat libur lebaran. Untuk hari H dan H+1, petugas kami tetap ada yang piket secara bergantian," ujar Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok, Iyay Gumilar, Jumat (22/5).

Baca Juga

Dia mengutarakan, biasanya terjadi peningkatan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, saat lebaran. Namun, untuk tahun ini pihaknya memprediksi peningkatan sampah tidak terlalu signifikan.

"Melihat tahun-tahun sebelumnya, memang terjadi peningkatan sampah di hari lebaran. Namun tahun ini sepertinya tidak ada pasar kaget, mengingat aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jadi prediksi kami 800 ton saat lebaran, selisih 50 ton saat hari biasa," jelas Iyay.

 

Menurut Iyay, pihaknya telah mengantisipasi dengan mengimbau Unit Pengolah Sampah (UPS) di seluruh Kota Depok untuk melakukan pengolahan sampah yang dihasilkan saat lebaran. Hal ini dinilai perlu untuk menekan produksi sampah yang masuk ke TPA Cipayung.

"Antisipasi sampah, adapun titik yang menjadi pantauan kami yakni jalan-jalan utama, seperti.di jalan protokol Margonda dan Juanda," pungkasnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement