Senin 11 May 2020 21:32 WIB

Positif Covid-19 di Depok Jadi 360 Orang, 65 Sembuh

Masih terjadi penambahan kasus positif Covid-19 setiap hari di Depok.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Yudha Manggala P Putra
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).
Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meng-update perkembangan data penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kota Depok. Berdasarkan data melalui ccc-19.depok.go.id, pada Senin (11/5), ada penambahan cukup signifikan korban positif yang sembuh, kini menjadi 65 orang.

"Namun, korban terkonfirmasi positif juga bertambah menjadi 360 orang dari sebelumnya 355 orang. Adapun korban positif meninggal dunia ada 21 orang," ujar juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Senin (11/5).

Menurut Dadang, saat ini untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 1.351 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 3.496 orang, serta Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 1.401 orang.

"Sebenarnya terjadi tren penurunan perkembangan kasus konfirmasi, OTG, ODP dan PDP pada masa sebelum PSBB, PSBB I dan PSBB II. Namun demikian, masih terjadi penambahan kasus dalam setiap harinya yang disebabkan oleh import case dan transmisi lokal, serta masih tingginya pergerakan orang," jelasnya.

Untuk itu, lanjut dia, Pemkot Depok berencana akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Surat Wali Kota Depok yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, dengan Nomor 443/233/Huk/GT Tanggal 11 Mei 2020 tentang Pengajuan Permohonan  Perpanjangan Penetapan PSBB di Wilayah Kota Depok, untuk satu kali masa inkubasi (14 hari) mulai 13 Mei 2020 hingga 26 Mei 2020.

"Hal itu dilakukan karena berdasarkan evaluasi pelaksanaan penerapan PSBB Tahap I dan II tidak berjalan efektif dan tetap terjadi penambahan kasus Covid-19 setiap harinya," tegasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement