Rabu 29 Apr 2020 16:17 WIB

Sempat Positif Corona, Pemudik Asal Kuningan Sembuh

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kuningan mencapai enam orang

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: A.Syalaby Ichsan
Pekerja medis mengecek kondisi pasien virus corona, ilustrasi.
Foto: AP
Pekerja medis mengecek kondisi pasien virus corona, ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pertama di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dinyatakan sembuh.

Juru Bicara  Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, menjelaskan, pasien yang sembuh itu berasal dari Kecamatan Cilebak. Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut awalnya merupakan seorang pemudik.

"Pasien sudah dinyatakan sembuh dan sudah melewati isolasi mandiri di rumahnya paska kepulangan dari rumah sakit 14 hari yang lalu," ujar Agus kepada Republika.co.id, Rabu (29/4).

Agus mengatakan, pasien tersebut merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang pertama di Kabupaten Kuningan. Sebelumnya, Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan merilis adanya pasien positif Covid-19 pada akhir Maret lalu. Pasien disebutkan dirawat intensif di salah satu rumah sakit.

Hingga Rabu (29/4) pukul 08.00 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kuningan mencapai enam orang. Selain satu pasien yang sudah dinyatakan sembuh, terdapat pula satu pasien yang meninggal dunia dan empat orang lainnya masih dalam pengawasan.

Sementara itu, untuk jumlah orang yang dinyatakan positif berdasarkan rapid test, mencapai 12 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 orang masih dalam pengawasan dan satu orang meninggal dunia.

Untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), totalnya mencapai 92 orang. Dari jumlah tersebut, 41 orang masih proses pengawasan dan 51 orang selesai diawasi. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP), totalnya ada 1.413 orang. Yakni, terdiri dari 62 orang masih proses pemantauan dan 1.351 orang selesai pemantauan.

Selain itu, tercatat pula adanya orang tanpa gejala (OTG) yang mencapai 170 orang. Dari jumlah tersebut, 57 orang masih dipantau dan 113 orang selesai pemantauan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement