Kamis 16 Apr 2020 15:08 WIB

Dinas SDA DKI: Normalisasi Kali dan Waduk Dilanjutkan

Juaini berharap, selama pandemi Covid-19 tidak terjadi banjir

Rep: Amri Amrullah/ Red: Bilal Ramadhan
Foto udara suasana wilayah bantaran sungai Ciliwung yang belum dinormalisasi (atas) dan yang sudah dinormalisasi (bawah) di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Minggu (5/1/2020).
Foto: ANTARA FOTO
Foto udara suasana wilayah bantaran sungai Ciliwung yang belum dinormalisasi (atas) dan yang sudah dinormalisasi (bawah) di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Minggu (5/1/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta tetap melaksanakan kegiatan normalisasi badan air mulai dari sungai, danau, waduk, dan saluran selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan menerapkan protokol kesehatan bagi seluruh petugas. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pelaksanaan normalisasi badan-badan air perlu dilajukan untuk mengantisipasi terjadinya genangan maupun banjir.

"Normalisasi tetap jalan, kita ikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh WHO, Intruksi Gubernur, dan Dinas Kesehatan terkait menghadapi COVID-19," kata Juaini, Kamis (16/4).

Menurutnya, pengendalian banjir tidak bisa berhenti mengingat Jakarta masih kerap diguyur hujan. Selain itu, waduk, sungai, dan saluran harus tetap dikuras dan dijaga kondisinya.

"Seluruh petugas berkomitmen memastikan Jakarta bebas banjir. Untuk itu, pelaksanaan kegiatan di lapangan tetap berjalan denhan pemberlakuan sift kerja bagi petugas pompa maupun satgas lapangan," ujar dia.

Juaini menjelaskan, dia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 07/SE/2020 tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Coronavirus Disease (Covid-19) Bagi Aparatur Sipil Negara dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan di Lingkungan Dinas Sumber Daya Air.

Selain itu, juga diterbitkan Instruksi Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja PNS dan PJLP Dalam Keikutsertaan Pada Pelaksanaan PSBB di Lingkungan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.

"Selain memastikan Jakarta bebas banjir kami juga ikut terlibat dalam menangkal penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan, penyemprotan disinfektan dan membersihkan lingkungan rumah pompa," ujar dia.

Juaini berharap, selama pandemi Covid-19 tidak terjadi banjir yang menggenangi permukiman-permukiman warga di Jakarta. "Kita terus berusaha maksimal dan berdoa. Jangan sampai kita sudah susah karena COVID-19 tambah beban karena kebanjiran," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement