Rabu 08 Apr 2020 05:49 WIB

Daop 6 Yogyakarta Serahkan Bantuan Bina Lingkungan

Total bantuan senilai Rp 230 juta diserahkan ke lima sekolah di DIY-Jateng.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Gita Amanda
DAOP 6 Yogyakarta menyerahkan bantuan bina lingkungan ke sekolah-sekolah selama pandemi corona. Foto ilustrasi siswa sekolah.
Foto: Republika/Reiny Dwinanda
DAOP 6 Yogyakarta menyerahkan bantuan bina lingkungan ke sekolah-sekolah selama pandemi corona. Foto ilustrasi siswa sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyerahkan bantuan bina lingkungan kepada sekolah-sekolah untuk kegiatan belajar selama pandemik Covid-19. Total bantuan senilai Rp 230 juta diserahkan ke lima sekolah di DIY-Jateng.

Bantuan diberikan dalam rangka mewujudkan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial kemasyarakatan. Terutama, dalam menghadapi kebijakan physical distancing yang mengharuskan siswa/siswi belajar di rumah.

Donasi diserahkan Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Daop 6. Senior Manajer Pengamanan PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Suhawiryono mengatakan, ini bantuan lingkungan sosial kemasyarakatan akselerasi siswa berprestasi.

Ia berharap, melalui bantuan itu dapat membantu siswa/siswi untuk bisa terus meningkatkan prestasinya. Walaupun, mereka harus menghadapi kondisi pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Selain itu, mengajak sekolah untuk menjadi bolo sepur yaitu ikut memiliki dan menjaga aset kereta api dari segala gangguan baik perjalanan kereta api maupun asetnya," kata Suhawiryono, Selasa (7/4).

Bantuan Rp 30.413.000 kepada SDN Gamping Sleman, Rp 41.819.000 kepada SDN Widoro Yogyakarta, Rp 41.819.000 kepada SDN Kalongan Sleman, Rp 55.123.000 kepada SDN Kaliajir Sleman dan Rp 60.826 kepada SDN 2 Taji Klaten.

KAI berharap masyarakat dapat terus mendukung KAI dalam memberikan layanan yang maksimal bagi perkeretaapian di Indonesia. Terutama, dalam menghadapi pandemik Covid-19 dan menjaga perkeretaapian agar selalu aman dan lancar.

Suhawiryono turut berharap, adanya bantuan ini dapat membantu siswa/siswi berprestasi untuk keluarga menengah ke bawah. Khususnya, membantu usaha mereka mengantisipasi keterbatasan pembelajaran saat Covid-19.

"Serta, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran daring yang diadakan sekolah," ujar Suhawiryono.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement