Kamis 26 Mar 2020 13:33 WIB

Kubu Mulfachri: Tak Pernah Ada Pembicaraan Soal Kepengurusan

Kubu Mulfachri menyayangkan tidak masuknya Amien Rais dalam struktur kepengurusan.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita
Muslim Ayub
Foto: DPR
Muslim Ayub

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Muslim Ayub mengomentari terkait tidak adanya nama Mulfachri Harahap dan Amien Rais di dalam kepengurusan PAN periode 2020-2025. Ia menyebut selama ini memang Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tak pernah ada komunikasi baik dengan Mulfachri maupun Amien terkait kepengurusan PAN. 

"Yang jelas  setau saya mereka nggak ada komunikasi dengan Mulfachri. Mereka nggak ada komunikasi dengan Pak Amien untuk menyusun kepengurusan. Dia bilang Pak Amien ini bagian dari PAN, Mulfachri ini kawan setia, kawan sehati lah. Nonsense itu semua, omong kosong," kata Muslim kepada Republika.co.id, Rabu (25/3).

Baca Juga

Ia menambahkan, begitu juga dengan masuknya Hanafi Rais sebagai wakil ketua umum PAN. Berdasarkan informasi yang ia terima, Hanafi tak pernah membuat pernyataan untuk masuk kepengurusan.

"Hanafi tidak ada membuat pernyataan dia mau masuk di kepengurusan. Itu kan hanya untuk mengobati hati Pak Amien saja itu," ujarnya.

 

Kendati demikian, ia tak persoalkan tidak masuknya Mulfachri ke dalam jajaran kepengurusan PAN. Namun, ia menyayangkan tidak masuknya Amien Rais dalam struktur kepengurusan PAN 2020-2025.

"Mulfachri itu ya oke lah (tidak masuk kepengurusan), tapi yang paling parahnya kan Pak Amiennya nggak di situ. Memang pertama itu yang diinginkan mereka (kubu Zulkifli Hasan) dari sejak awal," ungkapnya.

Kemarin, Zulkifli mengumumkan nama-nama yang duduk membantunya selama lima tahun mendatang. Amien yang tadinya di menjabat ketua dewan kehormatan PAN kini digantikan oleh Sutrisno Bachir. 

Sementara Mulfachri yang di periode sebelumnya merupakan wakil ketua umum PAN kini tidak lagi di dalam struktur kepengurusan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement