Ahad 22 Mar 2020 20:28 WIB

Emil Jenguk Bima Arya, Kumaha Kondisinya Kang Bim?

Saat menjenguk, Emil dilarang memasuki ruangan isolasi Bima Arya.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Teguh Firmansyah
Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinveksi virus covid-19 atau corona.(medsos)
Foto: medsos
Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinveksi virus covid-19 atau corona.(medsos)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjenguk Wali Kota Bogor Bima Arya, yang sudah dinyatakan positif Covid-19, di Ruang Sempur Isolasi RSUD Kota Bogor, Ahad (22/3).

Dalam kunjungan tersebut,  Ridwan Kamil, harus memenuhi semua prosedur rumah sakit. Di antaranya, tidak boleh memasuki ruangan Bima Arya.

Baca Juga

Untuk berkomunikasi dengan Bima Arya, Emil menggunakan telepon. Sambil berdiri menghadap pintu kaca berjarak sekitar 10 meter, Bima Arya melemparkan senyuman kepada Kang Emil.

"Kumaha kondisi Kang Bim? Harus tetap di sini dulu, ya, sepertinya," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada Bima Arya via telepon.

Setelah dinyatakan positif Corona, Bima Arya langsung diisolasi di RSUD Kota Bogor, meski sebelumnya tidak merasakan gejala signifikan.

Kepada Bima Arya, Kang Emil mengatakan bahwa ia dan masyarakat Jabar, khususnya Kota Bogor, terus mendoakan kesembuhannya.

"Semoga sehat kembali, kami di sini terus berupaya dan mendoakan," katanya.

Selain menjenguk Bima Arya, Emil pun memastikan kesiapan rumah sakit pemerintah tersebut dalam menangani pasien Covid-19. Gedung RSUD yang baru direnovasi dari dana hibah  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sebesar Rp 30 miliar tersebut rencananya akan digunakan untuk penanganan pasien Covid-19.

"Pas beres (renovasi) ada situasi Covid-19 jadi kita sudah siapkan satu lantai kita akan skenariokan untuk penanganan Covid-19 kebetulan ruang isolasinya sudah ada, Kang Bima Arya juga dirawat di gedung ini," katanya.

Emil menyatakan, pemerintah akan terus berupaya agar pandemi Covid-19 bisa ditanggulangi. Dia meminta masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah, salah satunya menghindari kerumunan atau social distancing.

"Kita lagi kerja keras jangan ada lagi penambahan yang positif percayakan kepada pemerintah dan warga juga harus menaati arahan kami," katanya.

Selain itu, pemerintah akan menggelar rapid test Covid-19 secara massal untuk warga Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok dengan kriteria tertentu di Stadion Pakansari pada awal minggu ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement