Kamis 19 Mar 2020 13:41 WIB

Balai Kehatan Penerbangan Desinfeksi Ruang Kerja

Personel penerbangan harus mendapatkan medical certificat.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Agus Yulianto
Pilot dan co pilot pesawat bersiap lepas landas. (Ilustrasi)
Pilot dan co pilot pesawat bersiap lepas landas. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Layanan Umum (BLU) Balai Kesehatan Penerbangan melakukan desinfeksi atau penyemprotan desinfektan di seluruh ruangan dan lingkungan kerja. Kepala BLU Balai Kesehatan Penerbangan Sri Muraniariningsih mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai langkah sterilisasi dan  kewaspadaan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Sri mengatakan, Balai Kesehatan Penerbangan juga sebelumnya melakukan beberapa langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. "Kami melakukan pengecekan suhu tubuh pada seluruh pegawai dan personel penerbangan yang berkunjung atau pengecekan kesehatan," kata Sri, Kamis (19/3). 

Dia memastikan, hal tersebut dilakukan sesuai dengan standard operasional procedur (SOP) yang sudah ditetapkan. Begitu juga dengan berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Perhubungan. 

"Seperti imbauan untuk tidak berjabat tangan, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial (social distancing), serta imbauan untuk menerapkan gaya hidup sehat. Hal ini dituangkan, baik dalam Surat Edaran Kepala Balai Hatpen maupun pengumuman-pengumuman, juga sosialisasi di layar monitor pelayanan," ungkap Sri. 

Sri juga mengimbau, para personel penerbangan untuk mengisolasi diri selama 14 hari. Hal tersebut perlu dialkukan jika yang bersangkutan baru melaksanakan tugas atau baru tiba dari negara atau wilayah atau kota terjangkit virus corona. 

Saat ini, BLU Balai Kesehatan Penerbngan mempunyai tugas pemeriksaan dan pengujian kesehatan bagi personel penerbangan seperti pilot, awak kabin, petugas operasi penerbangan, dan petugas pemandu lalu lintas udara. Setiap harinya, kata Sri, Balai Kesehatan Penerbangan dikunjungi lebih dari 100 orang personel penerbangan untuk mendapatkan medical certificat bagi para personel penerbangan tersebut.

Untuk itu, Sri memastikan, terus berupaya untuk tetap melaksanakan pelayanan prima dan juga berusaha agar para tenaga medis, tenaga pelayanan, dan administrasi tetap dalam kondisi kesehatan yang prima. "Secara bergantian, bagi tenaga yang bertugas juga kami terapkan untuk tidak masuk kantor atau melakukan work from home (WFH)," ungkap Sri. 

Sri mengakui, semua merasa waspada dengan virus corona sehingga pihaknya memberikan semangat dan motivasi pada seluruh pegawai agar berpikir positif, optimis, dan selalu berdoa. Dia juga  mengimbau, agar mereka terus meningkatkan daya tahan tubuh masing-masing. 

Berita Lainnya

Rekomendasi