Kamis 12 Mar 2020 19:49 WIB

Petani Kopi Lombok Diajak Perbaiki Kualitas

Proses pascapanen kopi Lombok dianggap masih perlu diperbaiki.

Proses pascapanen kopi Lombok dianggap masih perlu diperbaiki (Foto: ilustrasi kopi Lombok)
Foto: Republika/Putra M Akbar
Proses pascapanen kopi Lombok dianggap masih perlu diperbaiki (Foto: ilustrasi kopi Lombok)

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Bupati Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Najmul akhyar, mengajak para petani kopi setempat untuk memperbaiki kualitas kopi pascapanen. Pasalnya, kualitas pascapanen kopi Lombok belum sempurna.

Najmul mengaku pernah bertemu dengan pengusaha kopi asal Kanada yang mengumpulkan sampel kopi Indonesia, mulai dari Papua hingga Aceh. Namun, pengusaha asing tersebut menyebut kopi robusta Lombok Utara memiliki kualitas terbaik.

Baca Juga

"Tapi yang menjadi evaluasi adalah pascapanen. Kopi Aceh tetap utuh putih bersih. Beda dengan kopi Lombok Utara, mulai dari proses pengeringan hingga penumbukan perlu diperbaiki," katanya, Kamis (12/3).

Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya akan memberikan pendampingan kepada petani kopi. Pendampiangan diberikan, mulai dari pembibitan, pemeliharaan, pemanenan biji kopi hingga pascapanen.

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Utara juga terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha kopi, mulai dari proses pengemasan, pembuatan merek hingga pemasaran. Salah satu bentuk pemasaran kopi yang dilakukan pemerintah daerah adalah melalui Festival Kopi Senja yang digelar setiap tahun.

"Kami menggelar festival kopi tersebut di hotel-hotel dan restoran. Peserta yang diundang dari kalangan pecinta kopi dan para pengusaha level nasional dan lokal," ujarnya.

Menurut Najmul, kopi robusta yang dihasilkan petani di daerahnya memiliki beberapa varian dan cita rasa khas tersendiri. Hal itu yang juga menyebabkan beberapa negara tertarik mendatangkan kopi robusta dari Lombok Utara. Salah satunya Korea Selatan yang mau mengimpor sebanyak 100 ton pada 2020.

"Kami terus mengedukasi para petani dan pelaku usaha dari berbagai sisi, termasuk hasilkan bulir kopi yang matang pohon dan utuh," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement