Rabu 11 Mar 2020 13:05 WIB

Dua Orang di Bekasi Meninggal Akibat Miras Oplosan

Dua orang pria meninggal akibat tenggak miras usai pesta pernikahan

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Miras oplosan. Dua orang pria meninggal akibat tenggak miras usai pesta pernikahan. Ilustrasi.
Foto: ANTARA
Miras oplosan. Dua orang pria meninggal akibat tenggak miras usai pesta pernikahan. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI - Dua orang pria meninggal dan 10 orang lainnya harus dirawat di rumah sakit akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan. Peristiwa ini terjadi di Kampung Pulo Asem, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Sukakarsa, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus. Yusri mengatakan insiden itu berawal dari pesta minuman keras pada Ahad (8/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB. "Betul ada pengungkapan perkara miras oplosan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan dirawat di rumah sakit akibat mengonsumsi minuman keras oplosan dalam acara pesta pernikahan," kata Yusri dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3).

Baca Juga

Dijelaskan Yusri, awalnya 12 orang menghadiri sebuah pesta pernikahan. Setelah acara selesai, mereka berpindah ke lokasi yang tidak jauh dari lokasi pesta untuk menggelar pesta minuman keras. Tak lama setelah menenggak minuman alkohol oplosan itu, korban mulai muntah-muntah hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit.

Meski sudah mendapatkan perawatan medis, dua orang berinisial JY dan AS akhirnya meninggal dunia. Sedangkan 10 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit akibat dari minuman oplosan itu.

"Jumlah korban sebanyak 12 orang. Dua orang diantaranya meninggal dunia dan 10 orang dalam perawatan di klinik dan rumah sakit terdekat," ujar Yusri.

Pihak kepolisian dari Polsek Sukatani Polres Metro Bekasi kemudian menggelar penyelidikan. Polisi menemukan penyandang dana pesta alkohol maut itu adalah mempelai pria yang baru saja menikah yang berinisial D. "D memberikan uang sebesar Rp 1,7 juta kepada salah satu korban untuk membeli 100 botol miras oplosan," kata Yusri.

Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi juga sedang memeriksa saksi-saksi terkait kasus itu. Sedangkan kedua korban meninggal kini telah dimakamkan oleh pihak keluarga masing-masing pada Selasa pagi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement