Kamis 27 Feb 2020 03:17 WIB

Jenazah Penuh Batu Ditemukan di Teluk Penyu

Pada jenazah diikatkan tas ransel yang berisi cukup banyak batu

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Esthi Maharani
Teluk Penyu, Cilacap, Jateng
Teluk Penyu, Cilacap, Jateng

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Sesosok jenazah laki-laki ditemukan di perairan Pantai Teluk Penyu. Jenazah tersebut ditemukan oleh nelayan yang hendak pergi melaut dari kawasan pantai tersebut, Rabu (26/2) pagi. Ada dugaan jenazah yang belum diketahui identitasnya tersebut, merupakan jenazah korban pembunuhan yang sengaja dibuang di air.

Hal ini mengingat pada mayat tersebut diikatkan tas ransel yang berisi cukup banyak batu. Demikian juga, pada salah satu kakinya terdapat kantong plastik yang juga berisi batu. Adanya batu-batu tersebut, diduga untuk menenggelamkan jenazah tersebut agar tidak mengambang di permukaan air.

Meski demikian, Kasatreskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

''Untuk memastikan penyebab kematiannya, kita lakukan otopsi dulu di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Dari hasil otopsi, nanti bisa dilakukan penyelidikan lebih lanjut,'' ujarnya.

Dia menyebutkan, sampai saat ini pihaknya juga belum mengetahui identitas korban. Hal ini mengingat tidak adanya kartu identitas pada tubuh korban. Saat dilakukan pemeriksaan, ciri-ciri korban antara lain memiliki tinggi sekitar 165 cm dan berat 70 kg. Lebih dari itu, saat ditemukan korban juga mengenakan pakaian lengkap, dan juga sepatu. Korban antara lain mengenakan celana jeans, sepatu kets kulit, dan jaket warna biru-hitam.

''Kami berharap keluarga yang kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri tersebut, bisa menghubungi kami. Korban kemungkinan sudah meninggal 2-3 hari sebelumnya,'' jelasnya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement