Ahad 23 Feb 2020 07:31 WIB

Satu Lagi Jenazah Pramuka Hanyut Ditemukan

Tinggal satu lagi korban pramuka hanyut SMPN 1 Turi yang belum ditemukan.

Petugas melakukan penyisiran lanjutan untuk mencari sejumlah anggota pramuka SMP N 1 Turi yang tenggelam di Kali Sempor, Pandowoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (22/2/2020). Saat ini tim gabungan berhasil menemukan sebanyak sembilan korban meninggal dunia yang hanyut terbawa arus aliran Sungai Sempor saat melakukan susur sungai pada Jumat (21/2/2020),
Foto: Antara
Petugas melakukan penyisiran lanjutan untuk mencari sejumlah anggota pramuka SMP N 1 Turi yang tenggelam di Kali Sempor, Pandowoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (22/2/2020). Saat ini tim gabungan berhasil menemukan sebanyak sembilan korban meninggal dunia yang hanyut terbawa arus aliran Sungai Sempor saat melakukan susur sungai pada Jumat (21/2/2020),

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan satu korban insiden kecelakaan sungai pramuka hanyut SMPN 1 Turi berhasil ditemukan.

"Jenasah ditemukan pukul 05.20 WIB terapung di Kedung Dam Lembah Sempor," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan, Ahad (23/2).

Baca Juga

Menurut dia, saat ini sudah dilakukan evakuasi oleh Tim SAR dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY. "Jenazah sudah dibawa ke Bhayangkara untuk identifikasi oleh TIm DVI," katanya.

Warga setempat Rony Arya mengatakan bahwa korban yang berhasil ditemukan atas nama Desinta Bunga warga Dadapan, Turi, Sleman. "Korban ditemukan tadi pagi di Kedung Lembah Sempor, sudah dievakuasi Tim SAR," katanya.

Sebelumnya BPBD Sleman menyebutkan bahwa masih ada dua korban yang belum ditemukan, yakni Yasinta Bunga warga Dadapan Rt 5 Rw 27, Donokerto, Turi dan Zahra Imelda warga Kenteng, Wonokerto, Turi.

Seperti diberitakan Basarnas Yogyakarta menyebutkan jumlah korban yang ditemukan tewas akibat hanyut di Sungai Sempor, Turi, Sleman saat ini delapan orang sehingga tinggal dua korban yang masih dalam pencarian.

"Ada delapan yang ditemukan meninggal. Masih ada dua yang belum ketemu," kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto.

Sebanyak 249 siswa SMPN 1 Turi turut dalam kegiatan susur sungai, Jumat (21/2). Mereka terseret banjir saat aliran Sungai Sempor tiba-tiba air meluap dan banjir.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement