Rabu 12 Feb 2020 21:11 WIB

Erick Ingin Mahasiswa yang Gabung BUMN Jadi Agen Perubahan

Menteri BUMN Erick Thohir ingin mahasiswa yang gabung BUMN jadi agen perubahan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir
Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir berpesan kepada para mahasiswa yang nantinya bergabung dengan BUMN-BUMN menjadi bagian dari perubahan bukan status quo. Erick mengatakan, dirinya merasa berdosa jika tidak menyiapkan regenerasi para pemimpin BUMN.

"Adik-adik mahasiswa punya kesempatan, kita saling belajar. Tapi tolong kalau sudah masuk BUMN menjadi bagian perubahan, bukan menjadi bagian yang status quo," ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (12/2).

Baca Juga

Erick Thohir mengatakan bahwa tahun 2045 merupakan eranya generasi mahasiswa saat ini, jadi sangat berdosa juga dirinya dan para pemimpin BUMN kalau tidak bisa memberikan kesempatan secara besar-besaran kepada generasi penerus.

"Ini yang saya harapkan juga, terutama kepada para rektor, kita bermitra, bersinergi tapi mesti saling menguntungkan. Jangan semua meminta (dana) Corporate Social Responsibility atau CSR, tapi universitasnya tidak dikelola dengan baik," katanya dalam seminar "Penguatan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) BUMN".

Menteri BUMN tersebut juga ingin posisi-posisi di dewan komisaris dan direksi diisi oleh sosok-sosok berusia di bawah 40 tahun dengan jumlah tiga kali lipat dari saat ini. "Saya juga minta kepada BUMN-BUMN, komposisi direksi dan komisarisnya yang wanita 15 persen. Hal-hal ini supaya kita menyeimbangkan, karena dengan kerja tim dan saling mengisi mestinya lebih baik," ujar Erick Thohir.

Sebelumnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengharapkan magang menjadi bagian dari kurikulum perkuliahan di perguruan tinggi di Indonesia karena adanya program magang dapat membantu Indonesia mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Kegiatan magang bersertifikat diharapkan dapat membantu Indonesia menciptakan SDM unggul yang produktif dan meningkatkan link and match kebutuhan industri dengan perguruan- perguruan tinggi di Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Yuni Suryanto berharap bahwa nantinya program magang bersertifikat tidak hanya diterapkan bagi para mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi namun juga bagi masyarakat yang memiliki standar kelulusan sekolah vokasi seperti diploma dan Sekolah Menengah Kejuruan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement