Sabtu 01 Feb 2020 10:46 WIB

Mengenal Fenomena Virus Distemper Yang Bikin Puluhan Kucing di Karanganyar Mati Mendadak. Benarkah Bisa Menular ke Manusia?

Masyarakat diminta tak usah khawatir dengan adanya fenomena kucing mati mendadak.

Rep: Joglosemar/ Red: Joglosemar

[caption id="attachment_337149" align="aligncenter" width="500"] Ilustrasi bangkai kucing.[/caption]

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Pasca pelaporan adanya lebih dari 28 ekor kucing yang mati mendadak di kawasan Jaten, Medik Veteriner Dinas Perikanan dan Peternakan Karanganyar, drh Yianida Talbot langsung melakukan pemeriksaan terhadap indukan kucing yang anaknya mati.

Kucing milik Tuti Suhaeti, Warga RT 10/16 jalan Tengku Untuk, Josroyo diperiksa untuk mengetahui apakah indukannya juga terkena virus yang sama. Diketahui kucing milik Tuti yang berjumlah tiga ekor juga mati mendadak kemarin. Setelah tidak mau makan dan mengalami kejang-kejang.

"Kondisi indukannya baik-baik saja. Jaga kondisi kandang agar tetap bersih. Sementara jangan dibiarkan keluar," jelasnya Kamis (30/1/2020) sore.

Untuk menghindari agar kucing lain tidak terkena virus, Yianida menganjurkan agar kucing segera diberikan vakainasi. Selain itu untuk sementara waktu ada baiknya aktifitas kucing untuk sementara dibatasi. "Jangan biarkan berkeliaran di luar rumah, karena virus yang ada diluar kita tidak bisa mengontrolnya," papar Yianida.

Yianida juga menegaskan virus Distemper ini hanya menular kepada sesama kucing. Menururnya, virus itu tidak menular kepada manusia. Jadi masyarakat diminta tak usah khawatir dengan adanya fenomena kucing mati mendadak yang salah satunya disebabkan karena perubahan musim.

"Ini (virus Distemper) tidak digolongkan zoonosis, itu hanya menular sesama kucing, ke manusia tidak menular. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," tandasnya.

Sementara itu, Ketua RW 16 Desa Jaten, Henry Prasetyo menyebut kematian mendadak kucing milik warga yang ada di lingkungannya sempat membuat resah masyarakat. "Kini setelah dapat keterangan dan pemeriksaan dari dokter hewan terkait adanya virus Distemper menjangkit kucing peliharaan warga maupun kucing liar ternyata tidak menular pada manusia, warga merasa lega," pungkasnya. Wardoyo

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan joglosemarnews.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab joglosemarnews.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement