Rabu 29 Jan 2020 19:31 WIB

Banjir Bandang Terjang Ratusan Rumah di Kaki Gunung Ijen

Banjir bandang di kawasan Ijen terjadi akibat hujan deras.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ani Nursalikah
Banjir Bandang Terjang Ratusan Rumah di Kaki Gunung Ijen, Banyuwangi.
Foto: M Agung Rajasa/Antara
Banjir Bandang Terjang Ratusan Rumah di Kaki Gunung Ijen, Banyuwangi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Banjir bandang menerjang ratusan rumah di kaki Gunung Ijen, tepatnya di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, setidaknya 200 kepala keluarga (KK) mengalami kerugian akibat tempat tinggalnya diterjang banjir bandang.

"Kurang lebih 200 KK terdampak. Para korban mengungsi di rumah tetangga atau saudaranya. Tidak ada korban jiwa," ujar Trunoyudo, dikonfirmasi Rabu (29/1).

Baca Juga

Trunoyudo menjelaskan, terjadinya banjir bandang tersebut akibat hujan deras yang terjadi di wilayah hulu, yakni pegunungan Ijen. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di 2019, membuat hutan di pegunungan Ijen menjadi gundul

"Hutan yang gundul di wilayah pegunungan Ijen menjadi faktor terjadinya banjir bandang di Desa Sempol, Kecamatan Ijen ini. Kerugian materil masih dalam pendataan," ujar Trunoyudo.

Trunoyudo mengatakan, TRC BPBD Kabupaten Bondowoso telah melakukan kaji cepat, evakuasi korban, dan berkoordinasi dengan instansi terkait setelah terjadinya banjir bandang tersebut. Polda Jatim juga diakuinya melakukan back up dengan menerjunkan Dit Sabhara dan Brimob, serta mengirimkan tim kesehatan lapangan bidang Dokkes Polda Jatim.

"Tindakan langkah kepolisian sesuai tugas pokok dan peran akan mengambil langkah tanggap bencana membuka posko bencana Polri," kata Trunoyudo.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement