Ahad 26 Jan 2020 14:03 WIB

Banjir Terjang Pekalongan, Ratusan Warga Mengungsi

Dinas Sosial setempat sudah mendirikan dapur umum untuk korban banjir.

Hujan deras disertai angin yang melanda Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebabkan banjir (Foto: ilustrasi banjir Pekalongan)
Foto: ANTARA FOTO
Hujan deras disertai angin yang melanda Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebabkan banjir (Foto: ilustrasi banjir Pekalongan)

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Hujan deras disertai angin yang melanda Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebabkan banjir. Ratusan warga di dua wilayah tersebut terpaksa mengungsi.

Berdasar data yang dihimpun hingga Ahad (26/1), jumlah korban yang dievakuasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, antara lain di Palang Merah Indonesia (PMI) sebanyak 50 orang, Masjid An Nikmah 75 0rang, Kuripan Lor (100), Musala Pesindon (25), dan Sekolah Dasar Baitussalam Pesindon (45). Saat ini, Dinas Sosial Kota Pekalongan juga mendirikan dapur umum untuk membantu para korban.

Baca Juga

Hingga saat ini, tim petugas yang sedang melakukan pembersihan sisa material akibat banjir. Beberapa wilayah banjir yang melanda Kota Pekalongan antara lain Kelurahan Sampangan, Kauman Ledok, Krapyak, kawasan Sungai Banger Setono, Kali Loji, dan Bugisan.

Petugas BPBD Kota Pekalongan, Dimas, mengatakan, BPBD telah berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk melakukan pendataan kebutuhan logistik maupun korban terdampak banjir. Saat ini, dapur umum juga sudah dibuat.

"Kendati demikian, seiring menyusut banjir, Ahad siang ini korban sudah kembali ke rumahnya masing-masing, jumlah korban yang dievakuasi jumlahnya fluktuatif," katanya.

Banjir juga sempat mengakibatkan jalur pantai utara Kecamatan Tulis tergenang air dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter. Dampaknya, arus lalu lintas sempat tersendat. Untuk mengurai kemacetan, polisi sempat melakukan rakayasa lalu lintas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement