Jumat 24 Jan 2020 15:59 WIB

PLN Jakarta Raya Padamkan 15 Gardu Induk

Gardu listrik akan kembali dinyalakan jika kondisi di wilayah banjir benar-benar aman

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolanda
Warga melintas saat terjadi banjir di daerah Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).
Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Warga melintas saat terjadi banjir di daerah Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PLN memadamkan gardu distribusi di Jakarta dan sekitarnya demi keselamatan masyarakat agar terhindar dari bahaya tersengat arus listrik. Sebanyak 15 Gardu Distribusi di Jakarta dan sekitarnya dipadamkan mulai pukul 14.00 WIB.

"Pemadaman ini terpaksa kami lakukan demi keselamatan warga, dan nantinya akan kembali dinyalakan ketika kondisi benar-benar dalam keadaan aman bagi warga," ujar SRM General Affairs PLN UID Jakarta Raya, Tris Yanuarsyah, Jumat (24/1).

Wilayah yang terdampak yaitu PT Label Prakarsa, Hotel Jayakarta, Panin Bank, Jl Batu Tulis dsk, Jl Kepu Utara Dsk, Jl cempaka putih barat dsk, Jl Cempaka putih barat dsk, Jl Cempaka putih tengah dsk dan Jl Cempaka putih tengah Dsk. Wilayah yang juga terdampak ialah Villa Gading indah dsk, Jl Kapuk Kamal Pergudangan Eco Park dan Jl Kamal Indah (Pertigaan Benda Raya-Tegal Alur).

Masyarakat diimbau waspada jika wilayahnya mulai tergenang air. Tris mengimbau agar warga mematikan listrik dari Miniature Curcuit Breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman. Selain itu, apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, segera hubungi Contact Center 123 atau kantor PLN terdekat dan minta untuk dipadamkan.

Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jarungan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement