Sabtu 11 Jan 2020 18:55 WIB

Anies Puji Rektor IPB

Anies Baswedan memuji Arif Satria yang dinilai rajin melakukan riset dan inovasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berjabat tangan dengan Rektor IPB Arif Satria (kanan) usai orasi ilmiah sidang terbuka pengukuhan guru besar IPB di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2020).
Foto: Antara/Arif Firmansyah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berjabat tangan dengan Rektor IPB Arif Satria (kanan) usai orasi ilmiah sidang terbuka pengukuhan guru besar IPB di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memuji Rektor IPB University Profesor Doktor Arif Satria yang dinilai mampu melakukan terobosan gagasan dengan menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi solusi bagi persoalan di masyarakat.

"Arif Satria adalah sahabat saya sejak lama. Arif adalah ahli ilmu pesisir di IPB," kata Anies Baswedan ketika dimintai tanggapannya terhadap Prof Dr Arif Satria seusai menyampaikan orasi ilmiah pada pengukuhan guru besar tetap IPB Universitydi kampus IPB Dramaga, Bogor, Sabtu (11/1).

Baca Juga

Hadir pada pengukuhan guru besar tetap IPB University ini, antara lain, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhi Prabowo, mantan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurti, mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar, sejumlah anggota DPR RI dan tamu undangan lainnya.

Setelah lulus kuliah di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Anies pernah aktif di kampus dan berteman dengan Arif Satria, alumni IPB yang memilih menjadi dosen.

Anies kemudian melanjutkan kuliah ke Amerika Serikat dan Arif melanjutkan kuliah ke Jepang. "Saat ini, Arif Satria mencapai karir tertingginya sebagai dosen, yakni profesor dan rektor," katanya.

Anies Baswedan juga memuji Arif Satria yang dinilai rajin melakukan riset dan menghasilkan inovasi-inovasi baru di bidang ilmu pengetahuan yang dikuasainya. Arif Satria dinilai mampu melakukan terobosan gagasan dengan menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi solusi bagi persoalan-persoalan di masyarakat.

Arif Satria tidak hanya melakukan riset, tapi juga mencari solusi bagi persoalan di masyarakat. "Termasuk mencari solusi untuk persoalan di Jakarta," katanya.

Salah satu persoalan krusial yang terus berulang di Jakarta adalah bencana banjir pada musim hujan.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement