Rabu 08 Jan 2020 23:32 WIB

Depok akan Rancang Peta Rawan Bencana

Peta sebagai pedoman untuk mencegah potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Dwi Murdaningsih
Cegah kembali terjadi banjir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melakukan pembersihan saluran air di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Senin (6/1).
Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah
Cegah kembali terjadi banjir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melakukan pembersihan saluran air di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Senin (6/1).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kota Depok, akan merancang peta rawan bencana. Peta tersebut dibuat sebagai pedoman untuk mencegah potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Disdamkar dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo mengatakan, Kota Depok memiliki beragam potensi bencana alam. Mulai dari tanah longsor, angin kencang, banjir, hingga gempa bumi.

Baca Juga

"Dalam peta bencana ini nantinya akan dibuat secara detail, wilayah mana saja yang rawan bencana, agar ke depannya kami dapat lebih mengantisipasi akan terjadinya bencana," ujar Denny di Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kota Depok, Selasa (7/1).

Menurut Denny, sebelum merancang peta bencana, pihaknya bakal mengadakan kajian rawan bencana di Kota Depok. Dalam kajian ini nantinya akan menggandeng konsultan yang pakar di bidangnya, maupun peneliti dari universitas ternama, salah satunya, Universitas Indonesia (UI).

"Jadi akan dibuat bentuk naskah akademis, fungsinya untuk kesiapsiagaan terjadinya bemcana. Bisa saja nanti hasilnya kita akan melakukan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat dalam menghadapi bencana," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement