Senin 06 Jan 2020 18:23 WIB

Kota Malang Siapkan Ratusan Personel Tanggap Bencana

Berbagai peralatan dan perlengkapan antisipasi bencana telah disediakan.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq
Sejumlah personel dari berbagai instansi mengikuti apel kesiapsiagaan bencana di Mapolresta Makota, Senin (6/1).
Foto: Wilda Fizriyani.
Sejumlah personel dari berbagai instansi mengikuti apel kesiapsiagaan bencana di Mapolresta Makota, Senin (6/1).

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Kota Malang telah menyiapkan 800 personel tanggap bencana dari berbagai instansi. Instansi-instansi yang dimaksud antara lain dari Polresta, Kodim, BPBD, Dinas Kesehatan, PMI, SAR, Brimob, relawan, dan sebagainya.

"Dan kalau total personel kita ada 300 orang," kata Kapolresta Malang Kota (Makota), Kombes Pol Leonardus Simarmata, kepada wartawan di Mapolresta Makota, Senin (6/1).

Menurut Leo, pembentukan tim gabungan ini tidak lepas dari instruksi kesiapsiagaan bencana dari pemerintah pusat. Kota Malang harus menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dalam menghadapi bencana selama 2020.

Terutama bencana banjir dan longsor sepanjang musim penghujan. "Karena sekitar Januari sampai Februari menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) perkiraan curah hujan akan tinggi," ujarnya.

Leo mendorong ratusan personel agar selalu siap memberikan bantuan kepada masyarakat selama 24 jam. Apalagi berbagai peralatan dan perlengkapan antisipasi bencana telah disediakan. Satu di antaranya seperti ketersediaan minimal 100 kendaraan ambulans.

"Kita juga sudah berkomitmen dengan kepala BPBD dan juga dari Dinkes bahwa ada 26 RS rujukan yg setiap saat dan tidak boleh menolak untuk pasien emergency," kata dia, menegaskan.

Dalam waktu dekat, kepolisian dan sejumlah instansi juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Malang dan Kota Batu. Upaya ini dilakukan untuk menguatkan antisipasi bencana bersama-sama. Pasalnya, lokasi daerah-daerah ini sangat berdekatan dengan Kota Malang.

"Kaitan pencegahan ini tidak bisa hanya Kota Malang sendiri. Malang berbatasan dengan Batu dan juga dengan Kabupaten Malang sehingga akan mengadakan rapat koordinasi lanjutan. Kaitannya dengan sampah, debit air, dan lain-lain yang arah ke Kota Malang," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement