Jumat 03 Jan 2020 21:59 WIB

140 Korban Banjir Masih Mengungsi di Halte Transjakarta

Para korban banjir mengungsi di halte Transjakarta Koridor 3.

 Pengungsi yang memanfaatkan Halte Transjakarta yang tidak beroperasi akibat banjir yang masih merendam kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Ahad (20/1).  (Republika/Rakhmawaty La
Pengungsi yang memanfaatkan Halte Transjakarta yang tidak beroperasi akibat banjir yang masih merendam kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Ahad (20/1). (Republika/Rakhmawaty La

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekitar 140 orang korban banjir terpaksa harus mengungsi di halte Transjakarta Koridor 3 yang meliputi rute Harmoni menuju Kalideres, Jumat. Jumlah tersebut sudah berkurang dibandingkan pada Rabu (1/1) yang mencapai angka 300 orang.

Mereka mengungsi di sejumlah titik pengungsian halte Transjakarta. Titik pengungsian itu berada di Halte Dispenda, Jembatan Gantung, Taman Kota, dan Jembatan Baru serta depo Transjakarta di Pesing yang dijadikan lokasi persinggahan sementara bagi warga sekitar yang rumahnya tergenang banjir.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, pihaknya memang mengizinkan warga untuk mengungsi di halte Transjakarta. Hal itu sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta yang meminta jajaran Pemprov untuk membantu warga yang terdampak banjir.

"Ada beberapa halte Transjakarta dan depo yang dijadikan oleh warga sebagai tempat pengungsian,” tutur Nadia dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (3/1).

Tidak hanya tempat singgah, Transjakarta juga memberikan bantuan berupa makanan siap saji, obat-obatan, kue kering, susu, tisue basah, cairan antiseptik untuk warga yang ada di sana.

Menurut Nadia, masih ada beberapa orang yang terpaksa tinggal di halte, seperti di Depo TransJakarta Pesing, terlihat ada sebanyak 150 orang warga lansia, dewasa dan anak-anak. Sementara di Halte Dispenda Samsat terdapat 30 warga lansia, dewasa, dan anak-anak.

Sedangkan, untuk di Halte Dispenda Jembatan Baru terdapat 120 warga lansia, dewasa, dan anak-anak. Sekitar 10 orang masih mengungsi di Halte Jembatan Gantung.

Pendistribusian bantuan oleh PT Transjakarta telah dilakukan sejak Kamis (2/1) dengan menggunakan truk operasional mekanik TransJakarta. Hal itu dilakukan sebab saat banjir mengepung Jakarta, lokasi tersebut belum bisa diakses kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

“Kami berharap bantuan ini dampat bermanfaat bagi warga yang terkena dampak banjir, dan air cepat surut sehingga warga dapat melakukan aktivitasnya lagi seperti biasa,” ujar Nadia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement