Jumat 27 Dec 2019 11:36 WIB

Polisi akan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Wisata Bantul

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan di jalur wisata rawan macet di Bantul.

Polisi akan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Wisata Bantul. Wanawisata budaya Mataram Dlingo Bantul destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Foto: dok. Istimewa
Polisi akan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Wisata Bantul. Wanawisata budaya Mataram Dlingo Bantul destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan merekayasa lalu lintas di Jalan Parangtritis atau jalur wisata menuju objek wisata pantai saat libur akhir tahun. Rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan akibat penumpukan kendaraan di jalur itu.

"Lalu lintas di Jalan Parangtritis itu nanti ada upaya rekayasa lalu lintas yang sudah kita skenariokan apabila terjadi kepadatan arus wisatawan," kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, Jumat (27/12).

Baca Juga

Menurut dia, seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya objek wisata Pantai Parangtritis dipadati wisatawan sehingga jalur menuju objek wisata akan padat dan berpotensi terjadi kemacetan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas disiapkan dengan mengatur lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di tiap persimpangan jalan Parangtritis.

Lampu tersebut menyala kuning agar kendaraan dari selatan dan utara terus melaju. Selain itu, jika diperlukan arus wisatawan dialihkan lewat jalan lain.

"Kalau misal terjadi kepadatan kendaraan pada arus masuk (menuju wisata) pas mereka kembali kita akan putarkan ke arah Imogiri lewat Jalan Imogiri, jadi dia (wisatawan) tidak melewati Jalan Parangtritis lagi, itu salah satu skenario rekayasa lalu lintas," katanya.

Untuk memaksimalkan pengaturan lalu lintas di jalur wisata tersebut, kepolisian bekerja sama dengan Dinas Perhubungan setempat. Ada juga Pos Pengamanan (Pospam) di kawasan Tempat Pemungut Retribusi (TPR) Induk Parangtritis.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suhariyanta mengatakan rekayasa lalu lintas akan dilakukan di jalur wisata rawan macet, terutama di sepanjang Jalan Parangtritis atau menuju wisata pantai mulai dari perempatan Tembi, Manding, Bakulan, dan Barongan.

Aris mengimbau pengguna jalan tidak melalui Jalan Parangtritis, namun memanfaatkan jalur lain untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan di persimpangan APILL. "Misalnya, dengan melewati Jalan Imogiri Timur sebelum masuk ke Jalan Parangtritis, juga lewat sempalan Pundong menuju selatan jembatan, itu untuk menghindari penumpukan kendaraan di sepanjang Jalan Parangtritis," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement